Papua Barat

Proyek Jalan Fakfak – Siboru Sepanjang 26,6 KM Mulai Dikerjakan

538
×

Proyek Jalan Fakfak – Siboru Sepanjang 26,6 KM Mulai Dikerjakan

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik. Sabtu (27/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM.​ FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak memastikan proyek pembangunan akses jalan yang menghubungkan Fakfak menuju Bandara Siboru akan mulai dilaksanakan pada akhir tahun ini. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P saat didampingi Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., dalam keterangannya kepada media di gedung DPRK Fakfak, usai penyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-16 DPRD Kabupaten Fakfak

​Bupati Samaun Dahlan mengungkapkan bahwa anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah dikucurkan setelah proses tender selesai dilakukan. ​“Sesuai komitmen kami, untuk akses jalan Fakfak-Siboru yang sudah lama direncanakan, anggaran dari APBN sudah turun di akhir 2025 ini. Proses lelang sudah selesai dan sudah ada pemenangnya, sehingga pekerjaan fisik akan dimulai pada Desember 2025,” ujar Samaun Dahlan.

Samaun menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang sempat menghambat proyek ini di tahun-tahun sebelumnya adalah persoalan lahan, tanaman produktif, dan hak ulayat. Namun, melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Daerah, Dinas PU, dan Dinas Lingkungan Hidup, kendala tersebut kini telah teratasi.

​“Pemerintah daerah sudah menyelesaikan urusan status lahan dan tanaman warga. Kami pastikan pemerintah hanya membayar ganti rugi untuk tanam tumbuh yang produktif seperti pala dan durian, bukan untuk tanahnya. Hal ini dilakukan agar beban anggaran daerah tidak terlalu berat,” tambahnya.

​Selain itu, izin terkait kawasan hutan lindung juga telah dikantongi. Bupati menyebutkan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kementerian Kehutanan telah selesai, sehingga pembangunan di area hutan kini sudah memiliki legalitas hukum yang jelas.

​Proyek jalan ini memiliki Panjang Jalan 26,6 Kilometer, ​Lebar kurang lebih 12 Meter. Dengan total anggaran tahap awal dikucurkan sekitar Rp30 – 35 Miliar dari total kebutuhan yang jauh lebih besar (skema multiyears).

​Samaun Dahlan optimis, kehadiran jalan ini akan memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat, terutama menuju bandara atau area Siboru. ​“Jika selama ini perjalanan Fakfak ke Siboru memakan waktu lebih dari satu jam, dengan jalan baru ini kita targetkan bisa ditempuh hanya dalam waktu 35 sampai 40 menit saja,” kata Bupati.

​Bupati menegaskan bahwa dimulainya proyek ini merupakan bagian dari realisasi janji politiknya bersama Wakil Bupati. Dia mengklaim hingga tahun 2025, lebih dari 50% janji pembangunan telah berjalan secara bertahap.

​“Ini adalah bukti kesiapan daerah. Tahun-tahun sebelumnya anggaran ratusan miliar hampir dikembalikan karena daerah dianggap tidak siap, tapi sekarang kita buktikan bahwa Fakfak siap membangun. Kami mohon dukungan dan partisipasi masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” tutupnya.(Enrico Letsoin)

​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *