PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Semangat kepedulian sosial terpancar kuat di Aula Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Fakfak – Papua Barat. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK), Persit KCK Koorcabrem 182/JO PD XVIII/Kasuari menggelar aksi donor darah sebagai wujud nyata cinta kasih bagi sesama pada Rabu (28/01/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah konkret untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Papua Barat. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Korem 182/JO, di antaranya: Letkol Inf Eko Handono (Kasrem 182/JO), Ibu Telly Irwan Budiana (Ketua Persit KCK Koorcabrem 182/JO PD XVIII/Kasuari), Ibu Wiwik Eko Handono (Wakil Ketua Persit KCK Koorcabrem 182/JO PD XVIII/Kasuari)
Tak hanya anggota Persit, puluhan prajurit TNI dan masyarakat sekitar turut mengantri dengan antusias untuk menyumbangkan darah mereka. Bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat, seluruh proses dipastikan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar medis.
Rayakan HUT ke-80, Persit KCK Koorcabrem 182/JO Gelar Aksi Donor Darah. Rabu (28/01/2026). FOTO : PENREM 182/JO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Ketua Persit KCK Koorcabrem 182/JO, Ibu Telly Irwan Budiana, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk komitmen organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat. “Melalui momentum peringatan HUT ke-80 Persit KCK ini, kami ingin terus menanamkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi cerminan peran aktif Persit sebagai mitra strategis TNI. Selain membantu warga yang membutuhkan transfusi darah, aksi ini juga bertujuan mempererat ikatan harmonis antara TNI dan rakyat di tanah Papua.
Aksi donor darah ini diharapkan tidak hanya menjadi ladang amal bagi para pendonor, tetapi juga memberikan dampak kesehatan yang baik bagi mereka yang terlibat. Dengan semangat kebersamaan yang kental, Persit KCK Koorcabrem 182/JO membuktikan bahwa di usia ke-80, dedikasi mereka terhadap kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.(Penrem 182/JO)













