PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Suasana hutan Bakaro mendadak mencekam saat warga menemukan sesosok mayat pria tergeletak tak bernyawa, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIT.
Korban diketahui bernama Natalis Yanggam Wombom (40).
Penemuan jasad tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Aparat dari Kepolisian Resor Kota Manokwari melalui Satuan Reserse Kriminal langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.
Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Agung Gumar Samosir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi dan visum medis terhadap jenazah korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa luka lecet ringan di tubuh korban.
“Memang ada beberapa luka lecet, namun bukan luka fatal yang secara langsung menyebabkan kematian,” ujar AKP Agung, Senin (23/2/2026) sore.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat bekerja bersama sejumlah rekannya menggali sumur.
Di tengah aktivitas itu, korban tiba-tiba meninggalkan lokasi kerja tanpa membawa telepon genggamnya.
Ia tak kembali hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa di kawasan hutan Bakaro.
Kepergian korban secara tiba-tiba itulah yang kini masih menjadi tanda tanya.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian karena pihak keluarga tidak memberikan izin untuk dilakukan autopsi.
“Belum bisa kita simpulkan penyebab kematiannya. Keluarga korban tidak berkenan dilakukan autopsi. Namun kami tetap mendalami keterangan saksi-saksi dan pihak keluarga,” tegas Samosir.
Hingga kini, misteri kematian Natalis Yanggam Wombom masih menyisakan bayang-bayang pertanyaan di balik sunyinya hutan Bakaro.
Polisi memastikan penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.(rustam madubun)













