NasionalPapua Barat

Pertemuan dengan Menteri ESDM, Gubernur Papua Barat Dorong Realisasi PI dan Jatah Gas

223
×

Pertemuan dengan Menteri ESDM, Gubernur Papua Barat Dorong Realisasi PI dan Jatah Gas

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM.JAKARTA – Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, sering menyatakan pergi kerja sebelum matahari terbit, lalu pulang bersama bintang (larut malam).

Ini salah satunya tergambarkan dalam pertemuannya dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, di Jakarta, yang berakhir lewat tengah malam WIT, Jumat 10 April 2029.

Asisten II Papua Barat, Melkias Werinussa SE MH, menyatakan Gubernur Papua Barat menyampaikan empat hal dalam pertemuan itu, yaitu pencairan Participating Interest (PI) 10 persen, jatah gas 20 mmscfd (Million Standard Cubic Feet per Day) Papua Barat, lokasi kontrak kerja kerja baru, dan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

“Beliau (Menteri ESDM) menjawab dengan gamblang bahwa terkait 20 MMSCFD itu merupakan janji beliau. Jadi setahun itu Pemprov Papua Barat dapat jatah dua kali pengapalan,” tutur Melkias Werinussa.

Pertemuan dengan Menteri ESDM ini turut dihadiri, antara lain, Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Alfred Papare, Sekda Papua Barat, Ali Baham Temongmere, dan Kadis ESDM Papua Barat, Sammy Saiba.

Asisten II Papua Barat kemudian menyatakan menyangkut PI 10 persen Menteri ESDM minta BP segera memberikannya, sementara yang Genting Oil itu baru mulai produksi April tahun depan.

“Menyangkut wilayah pertambangan rakyat (WPR), beliau minta kita siapkan wilayah pertambangan yang diusulkan. Itu kita sudah usulkan. Ada tiga kabupaten. Kabupaten Manokwari, Kabupaten Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Teluk Wondama,” beber Melkias Werinussa.

Asisten II Papua Barat lalu menyatakan Menteri ESDM sudah menelpon Dirjen terkait untuk bertemu dengan Kepala Dinas ESDM Papua Barat terkait penentuan WPR sebelum ditetapkan DPR.

Sementara itu, dalam pertemuan itu Sekda Papua Barat menyatakan panitia Pesparawi Nasional XIV 2026 meminta bantuan genset dan mobil toilet dari Kementerian ESDM untuk kelancaran kegiatan yang akan dilaksanakan di Manokwari pada 18-28 Juni 2026 itu.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Papua Barat dan Forkopimda Papua Barat di tanggal yang sama melakukan pertemuan dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *