PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kontingen Sumatera Utara menargetkan mempertahankan gelar juara umum pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Selain mengejar prestasi, Sumatera Utara juga mulai menunjukkan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional tahun 2029.

Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sumatera Utara, Erapparnenge Manik atau yang akrab disapa Erap Manik, mengatakan target tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara kepada seluruh kontingen sebelum keberangkatan.
“Pesan Gubernur jelas, kami harus berupaya mempertahankan prestasi yang telah diraih sekaligus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik pada Pesparawi tahun 2029,” kata Erap Manik di Manokwari, Selasa (16/6/2026).
Menurut dia, Sumatera Utara datang ke Pesparawi Nasional XIV dengan kekuatan penuh. Sebanyak 261 peserta diterjunkan untuk mengikuti seluruh 12 kategori lomba yang dipertandingkan.
Pada kloter pertama, sebanyak 39 peserta telah tiba di Manokwari. Mereka berasal dari berbagai kategori lomba, di antaranya Musik Pop Gerejawi dari Kabupaten Nias Utara, Vokal Grup dari Toba, serta sejumlah peserta dari Kota Medan. Sementara itu, 10 peserta lainnya dijadwalkan tiba pada penerbangan berikutnya.

Erap mengatakan, capaian sebagai juara umum pada Pesparawi Nasional sebelumnya di Yogyakarta menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk kembali menorehkan prestasi terbaik.
“Kami ingin mempertahankan gelar juara umum dan membawa kembali Piala Presiden ke Sumatera Utara,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keikutsertaan Sumatera Utara tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Pesparawi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarumat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia.
Di sisi lain, kehadiran kontingen Sumatera Utara di Manokwari juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kesiapan daerah tersebut sebagai calon tuan rumah Pesparawi Nasional tahun 2029. Menurut Erap, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan sejak dini.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Sumatera Utara tidak hanya siap berprestasi, tetapi juga siap menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh peserta Pesparawi Nasional pada tahun 2029,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, gereja, dan masyarakat, Sumatera Utara optimistis mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus mewujudkan cita-cita menjadi penyelenggara Pesparawi Nasional yang sukses pada masa mendatang.(rustam madubun)













