Kontingen Pesparawi Nasional Ke-XIV tahun 2026 Jawa Timur disambut oleh Ketua I Panitia Pesparawi Nasional Ke-XIV tahun 2026, Otto Parorongan didamping Orang Tua Angkat Kontingen Samuel Aronggear, S.STP., M.SI yang juga Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Papua Barat.

Ketua Kontingen Jawa Timur, Eka, mengatakan target tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta setelah pada penyelenggaraan Pesparawi Nasional sebelumnya di Yogyakarta, Jawa Timur berhasil meraih juara kedua dan juara ketiga pada kategori yang diikuti.
“Tahun ini kami berharap bisa meningkatkan prestasi dan meraih juara pertama, khususnya pada kategori Paduan Suara Anak,” kata Eka saat ditemui di Manokwari, Selasa (16/6/2026).
Pada kloter pertama, sebanyak 32 peserta Jawa Timur telah tiba di Manokwari. Sementara itu, lima peserta lainnya dijadwalkan menyusul sesuai jadwal penerbangan berikutnya.
Secara keseluruhan, kontingen Jawa Timur yang mengikuti Pesparawi Nasional XIV berjumlah hampir 100 orang. Mereka akan berkompetisi pada sembilan kategori lomba yang dipertandingkan.
Menurut Eka, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat tampil maksimal. Ia optimistis para peserta mampu menunjukkan kualitas terbaik dan bersaing dengan kontingen dari provinsi lain.
Selain menargetkan prestasi, kontingen Jawa Timur juga mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan panitia dan masyarakat setibanya di Manokwari.
Meski cuaca di Manokwari terasa cukup panas, suasana penyambutan yang hangat membuat seluruh rombongan merasa nyaman selama mengikuti kegiatan.
“Kami sangat senang dengan sambutan yang diberikan. Pelayanan dan akomodasi yang disiapkan panitia juga sangat baik,” ujarnya.
Pesparawi Nasional XIV menjadi ajang bagi kontingen dari berbagai daerah untuk menampilkan kemampuan terbaik dalam seni suara gerejawi sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Kristiani di Indonesia. Dengan target juara pertama pada kategori PSA, Jawa Timur berharap dapat membawa pulang prestasi yang lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.(rustam madubun)













