Kodam XVIII/Kasuari dan jajarannya memberikan pelayanan kepada warga Kisor dan perbaikan jembatan pasca penyerangan Pos Kramil persiapan Isor. PAPUADALAMBERITA. FOTO: PENERANGAN KODAM XVIII/KASUARI
PAPUADALAMBERITA.COM. MAYBRAT – Paca peristiwa 2 September 2021 di Pos Koramil Persiapan Kisor Aifat Kabupaten Maybrat Papua Barat, Kodam XVIII/Kasuari melalui jajaran Korem 181/PVT, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Maybrat menggelar bakti sosial (Baksos) berupa pelayanan kesehatan pada warga di Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Selasa (14/9/2021).
Selain pelayanan keehatan personel TNI jajaran Kodam XVIII/Kasuari dan Polri di wilayah Maybrat juga melaksanakan karya bakti perbaikan fasilitas umum yakni pembuatan jembatan baru di kampung Fakario, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Selasa (14/9/2021).
Layanan kesehatan untuk membantu warga yang mengungsi pasca kejadian penyerangan Pos Koramil Persiapan Kisor, kabupaten Maybrat, Papua Barat oleh Kelompok Nasional Papua Barat (KNPB).
Pelayanan kesehatan yang dikemas dalam bakti sosial (Baksos) tersebut perwujudan dari kepedulian TNI terhadap sesama anak bangsa. Selain itu juga sebagai wujud nyata TNI dalam membantu Pemda dibidang Kesejahteraan dan Kesehatan masyarakat di daerah terpencil.
Penerangan Kodam XVIII/Kasuari dalam siaran persnya kepada wartawan menyebutkan jajaran TNI yang terlibat dalam pelayanan kesehatan itu dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Sorong dan Tim tenaga Kesehatan (Nakes) Yonif RK 762/VYS dengan sasaran SD 13 Kumurkek Aifat dan Puskesmas Ayawsai Maybrat.
Pelayanan kesehatan ini melayani pemeriksaan kesehatan umum semua kelompok umur, mulai dari balita hingga warga lanjut usia dan telah melayani 70 pengungsi.
Dengan harapan masyarakat nantinya dapat kembali ke kampungnya dengan sehat, dan dapat melanjutkan aktifitas seperti biasa.
Selain pelayanan kesehatan TNI jajaran Kodam XVIII/Kasuari dan Polri diwilayah Maybrat melaksanakan karya bakti perbaikan fasilitas umum yakni pembuatan jembatan baru di kampung Fakario, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Selasa (14/9/2021).
Perbaikan jembatan penghubung di Kampung Fakario ini terputus karena dirusak dan dihancurkan KNPB.
Kondisi jembatan yang rusak sangat membahayakan pengendara maupun pejalan kaki yang melintas. Sehingga akses jalan tidak dapat dilalui orang dan kendaran.
Perbaikan jembatan merupakan wujud kepedulian personel TNI dan Polri dalam membantu kesulitan warga di wilayah Maybrat dan perintah langsung Pangdam Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.
Para aparat tersebut bahu-membahu terjun langsung untuk memperbaiki jembatan dengan dibantu berbagai alat berat seperti exca pc 200, truck tronton, dump truck dan mesin cainsaw.
Satuan yang terlibat dari TNI yaitu Yonif RK 762, Yon Zipur 20 dan Kodim 1809/Maybrat. Sedangkan dari Polri yakni dari satuan Brimob Polda Papua Barat.
Perbaikan jembatan tersebut aktifitas warga yang sebelumnya terhambat dapat normal. Selain itu bisa membantu mengurangi kekhawatiran warga sehingga kegiatan sehari-hari menjadi lebih efektif.(tam)













