Exvator melakukan penggusuran rumah di lokasi penggusuran, Senin (24/1/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Gaya leadership (kepemimpinan, red) yang tegas, tenang Bupati Manokwari Hermus Indou, SIP, MH ditunjukan pada warga saat penggusuran sejumlah objek dan rumah warga di pemukiman kompleks jalan pintas antara jalan Taman Ria dan Jalan Esau Sesa, sikap ketenangan menghadapi warganya demi perpanjangan runway Bandar Udara Rendani, Manokwari, Senin (24/1/2022).
Tanpa emosi bupati yang didampinggi Wakil Bupati Manokwari Drs Edi Budoyo, Wakapolres Manokwari Kompol Agustina Sineri, sejumlah pejabat utama pemerintah kabupaten Manokwari menghadapi dan memberikan penjelasan sejumlah warga yang tidak menerima penggusuran itu.
Bupati yang asli Kabupaten Arfak ini beberapa kali berdialog menggunakan bahasa daerah Arfak dengan D Dowasimba, satu warga yang tidak menerima penggusuran rumahnya.
Bupati Manokwari, Hermus Indou didampinggi Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo dan Wakapolres Manokwari, Kompol A Sineri yang ditemui wartawan Senin (24/1/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
Setelah mendegar dan menyimak penjelasan bupati, D Dowansiba akhirnya menerima rumahnya untuk digusur petugas, Ia meminta bantuan pemerintah menyediakan mobil truk untuk mengangkut barangnya dari rumahnya dipindahkan tempat tinggal baru.
D Dowansiba bersedia rumahnya digusur, percakapan singkat itu diakhiri dengan saling berjabat tangan antara bupati dan D Dowansiba sebagai tanda penggusuran dapat dilakukan.
Kemudian, sopir excavator yang berada di lokasi memainkan perannya, mulai melakukan penggusuran bangunan, diawali dari rumah beton berlantai dua, sendok excavator pun mengangkat pagar hingga ke dinding rumah disaksikan bupati, wakil bupati dan Wakapolres serta warga yang melibtas di jalan Esau Sesa Manokwari, penggusuran berjalan aman, damai tanpa halangan.
Bupati Manokwati, Hermus Indou yang ditemui wartawan di lokasi penggusuran, Senin (24/1/2022) mengatakan, merupakan lanjutan kegiatan sebelumnya yang telah dilakukan dan di pastikan bahwasanya kesiapan lahan untuk perpanjangan runway Bandar Udara Rendani Manokwari siap.
‘’Tentu ini menjadi penting, karena pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk perpanjangan runway Bandara Randai, dan kita dikejar waktu, jujur kita dikejar waktu dan kita mau perpanjang runway Bandara Rendani, ini menjadi bagian dari proses atau percepatan pembangunan Manokwari sebagai ibukota provinsi,’’ ujar Hermus Indou yang didampinggi Edi Budoyo.
‘’Sehingga proses ini (penggusuran, red) kita lakukan untuk mendorong percepatan pembangunan Runway Bandara Udara Rendani Manokwari, dan kita berharap minggu ini pembersihan sudah selesai, selanjutnya pihak dari pihak Bandara Manokwari atau Kementerian Perhubungan yang akan melanjutkan proses pembangunan,’’ sambung Hermus.
Ujung Bandara Rendani Manokwari (jembatan) yang sementara dalam pengerjaan, Senin (24/1/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
Terkait dengan kendala di lapangan Hermus menambahkan, bahwa biasa pemilik objek, terutama pemilik tanah dan bangunan yang belum mau menerima pembayaran ganti rugi dari objek tanah, maupun bangunan itu, hak-hak mereka itu kita sudah konfirmasikan di pengadilan sehingga kita pastikan bahwa setiap masyarakat yang memiliki objek bangunan yang terdampak langsung dengan pembangunan runway bandara tidak dirugikan.
‘’kita pastikan tidak di rugikan, kita Mohon kesediaan mereka, dukungan mereka untuk rela meninggalkan semua lahan, dan bangunan yang mereka tempati, sehingga bisa dibersihkan, kita beri keleluasaan kepada kementerian untuk bisa melanjutkan pembangunan perpanjangan runway,’’ pesan Bupati Manokwari.
Menurutnya, jumlah objek yang telah dibongkar dan diselesaikan sekitar ada 27 bidang, dan bantuan dana dari pusat senilai Rp250 miliar.(tam)













