Para peserta(baris belakang) yang melakukan sesi foto bersama dengan para pembina Yayasan Lentera Hati Manokwari (baris depan) dan M. Apud Kusyaeri, M.Pd(baris depan bagian tengah) di Aula SDIT Insan Mulia Manokwari, Senin (27/6/22). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RIFKI MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Yayasan Lentera Hati Manokwari yang membawahi Sekolah Insan Terpadu (SIT) yang berada di Manokwari yaitu TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Keguruan yang dilaksanakan di aula sekolah SDIT Manokwari.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan ilmu pengetahuan tenaga pengajar yang menjadi peserta.
Dalam sesi ceramah yang sampaikan oleh Bapak M. Apud Kusyaeri, M.Pd ada satu pesan yang sangat mendalam maknanya sekaligus dapat menjadi refleksi bagi setiap guru guru yang mengajar di seluruh penjuru negeri, terkhusus guru guru SIT Manokwari.
“Jika seorang guru berhenti belajar, maka berhentilah mengajar”. Ucapnya
Menurutnya seorang guru itu haruslah tidak boleh berhenti dalam belajar dan mengembangkan kompetensi belajar dan mengajarnya, karena ilmu dan dunia teknologi ini berkembang seiring berjalannya waktu. Dan jika seorang guru berhenti dalam belajar dan meningkatkan kompetensi dirinya maka sebaiknya dia juga berhenti dalam mengajar dan menjadi guru.
Kalimat ini memiliki arti dan makna yang sangat dalam sekaligus menjadi pecutan semangat bagi para guru untuk terus semangat dalam menambah ilmu pengetahuan dan kompetensi keguruaanya.(tri)













