Papua Barat

Waterpauw Ingatkan Rondonuwu Soal Kelompok Sipil Bersenjata di Maybrat, Juga Bantuan Pengungsi

508
×

Waterpauw Ingatkan Rondonuwu Soal Kelompok Sipil Bersenjata di Maybrat, Juga Bantuan Pengungsi

Sebarkan artikel ini

Penjabat Gubernur Papua Barat Irjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw MSI menyematkan lambang jabatan kepada Penjabat Bupati Maybrat Doktor Bernhard E. Rondonuwu, SSOS, MSI  yang baru dilantik di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa (23/8/2022) PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Irjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw MSI menyampaikan pesan khusus kepada Penjabat Bupati Maybrat Doktor Bernhard E. Rondonuwu, SSOS, MSI  yang baru saja di lantik.

Baca juga: Pesan Paulus Waterpauw untuk Tiga Penjabat Kepala Daerah yang Baru Dilantik

‘’Untuk saudara penjabat Bupati Maybrat, penting untuk diperhatikan perlunya jaminan keamanan kepada masyarakat terhadap gangguan kelompok sipil bersenjata di wilayah. Untuk itu perlu dioptimalkan melalui kehadiran Koramil dan Polsek Disana,’’ tegas Paulus Waterpauw saat melantik tiga penjabat bupati/walikota, Selasa (23/8/2022).

Penjabat Gubernur menegaskan, bahwa semua pihak harus berkomitmen terhadap konsensus yang telah disepakati bersama pada tanggal 3 Oktober 2020 di Kemurkek, yang disaksikan oleh (saat itu) Menteri Dalam Negeri, Bapak Tjahjo Kumolo (almarhum) terkait pakta integritas perdamaian bersama antara kelompok wilayah Ayammaru yang diwakili oleh bapak DRS Bernard Sagrim, MM selaku Bupati Maybrat dan Sekda Kab Maybrat bapak DRS  Agustinus SAA, MSI yang mewakili wilayah Aifat.

‘’Kehadiran penjabat bupati harus didukung oleh semua pemangku kepentingan di Maybrat dan secara khusus penanganan secara terpadu terkait dengan pengembalian masyarakat kita yang mengungsi/ eksodus dari wilayah Aifat Timur, Aifat Timur Raya dan Kisor Distrik Aifat Selatan, agar kembali ke kampung halaman mereka,’’ kata Paulus.

Pengambilan sumpa jabatan kepada Penjabat Bupati Maybrat Doktor Bernhard E. Rondonuwu, SSOS, MSI di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa (23/8/2022) PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

Menurut Waterpauw hal yang menjadi perhatian penting adalah, terkait akses jalan dari Susmuk menuju Teluk Bintuni yang merupakan ruas jalan strategis nasional. Diharapkan agar dapat segera dibangun. Dan untuk target jangka pendek dapat dibangun beberapa spot jalan dan jembatan yang rusak, yang menghubungkan akses jalan dari jembatan kamundan menuju Kamat – Ayata Distrik Aifat Timur Tengah dan selanjutnya ke Aisa Distrik Aifat Timur.

‘’Terhadap keluhan adanya kelompok masyarakat yang mengungsi/ eksodus, karena minimnya bantuan bahan pangan dan ancaman putus sekolah bagi anak – anak di wilayah tersebut, agar segera ditangani, dikoordinasikan dan dilaporkan,’’ ujarnya mengingatkan.

‘’Perlunya peran aktif dari eksekutif dan legislatif di Kabupaten Maybrat terhadap penduduk asli untuk menghindari masuknya penduduk siluman kesana,’’ sambung dia.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *