Suasana Kebakaran Pasar Cakar Bongkar di Jalan Yosudarso Kampung Kapaurtutin Distrik Pariwari, Fakfak Papua Barat. Sabtu 10 September 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.
Kapolres Fakfak, AKBP. Hendriyana, SE.,MH. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.
PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Naas menimpa 6 kakak beradik pemilik pasar cakar bongkar di Sabtu pagi sekitar jam 05.45 WIT, api membakar habis tempat mereka mengais rezeki.
Tak satu pun barang yang dapat diselamatkan dalam bangunan pasar cakar bongkar berbahan kayu papan, barang jualan berbahan kain yang mudah terbakar membuat api semakin membesar membakar 2 unit kendaraan roda dua yang ada di dalam bangunan pasar itu, perhiasan, uang, dan dokumen penting berupa Ijazah-ijazah juga tak berhasil disemamatkan.
Barang dagangan berupa pakaian bekas yang mudah terbakar membuat api sulit untuk dipadamkan, walaupun usaha 6 saudara pemilik lapak dan anggota keluarga mereka dibantu masyarakat sekitar untuk memadam api, tidak berhasil. Pasar cakar bongkar yang terletak di jalan Yosudarsu Kapaurtutin Distrik Pariwari, Fakfak Papua Barat ludes dilalap si jago merah.
Mobil pemadam kebakaran Pemda Fakfak yang terlambat tiba di tempat kejadian perkara tak dijinkan masuk oleh masyarakat karena dinilai terlambat, hanya satu mobil tanki air milik PDAM yang diijinkan masuk membantu pemadam di lokasi kebakaran. Namun sekitar jam 07.00 WIT mobil pemadam Kebakaran kembali di TKP setelah dijemput oleh Anggota Polres Fakfak, selanjutnya petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa api agar tidak membesar kembali.
Kapolres Fakfak AKBP. Hendriyana, SE.,MH., kepada papuadalamberita.com. menyebutkan, dugaan sementara peristiwa kebakaran yang menimpa pasar cakar bongkar diakibatkan korleting arus listrik di dalam pasar tersebut.
“Diduga sumber api dari korsleting arus listrik di dalam bangunan pasar, apa lagi di dalam pasar terbut banyak barang dagangan yang mudah terbakar,” ungkap Kapolres Fakfak, AKBP. Hendriyana, SE.,MH.
Suasana Lokasi Pasar Cakar Bongkar, Terlihat Upaya Pemadaman Sisa Api. Selasa 10 September 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.
Menurut Kapolres, dari data yang berhasil dihimpun anggota Polres Fakfak di lokasi kebakaran pasar cakar bongkar ditaksir jumlah kerugian yang diderita korban kebakaran sekitar kurang lebih Rp.1,2 miliar.
“Kerugian yang diderita 6 saudara pemilik usaha cakar bongkar ditaksir kurang lebih mencapai Rp.1,2 miliar karena selain barang dagangan yang habis terbakar ada juga 2 kendaraan roda dua, perhiasan, uang, dan dokumen penting berupa Ijazah-ijazah yang tak berhasil diselamatkan saat kebakaran terjadi,” tutur Hendriyana.
Kapolres mengatakan, kronologis kebakaran yang meimpa pasar cakar bongkar, dimana sekitar kurang lebih Sekira jam 05.45 WIT, salah satu pedagang cakar bongkar bernamka La Tawari melihat api dari arah tengah bangunan tepatnya pada kabel sambungan antara kabel PLN dan kabel Instalasi bangunan.
Melihat api tersebut, La Tawari langsung membangunkan istrinya dan anggota keluarga yang lainnya yang ada di lantai atas maupun di lantai bawah pasar cakar bongkar tersebut dan 6 orang berlari keluar melalui pintu depan bangunan, sementara 5 orang lainnya lari keluar melalui pintu darurat yang berada di lantai bawa bangunan.
Dalam waktu 10 menit api sudah menutup semua badan Bangunan, pemilik bangunan bersama masyarakat berusaha memadamkan api dengan menggunakan air dan peralatan seadanya. Api sempat merembet pada garasi bangunan Toko Al-Ahmad namun segera dapat dipadamkan oleh masyarakat yang berdatangan, ujar Kapolres Fakfak.
Pemilik lose di dalam Pasar Cakar Bongkar sebanyak 6 orang merupakan kakak beradik, diketahui korban dengan identitas, La Tawari, Samsudin, Ahmad Marzuki, Ode Arman, dan Muliadin.
Kebakaran yang menimpa pasar cakar bongkar pada Sabtu pagi diketahui tidak ada korban jiwa karena 10 orang di dalam bangunan tersebut yang merupakan pemilik lapak dan anggota keluarganya berhasil keluar dari dalam bangunan sebelum api membesar.
Namun dari kebakaran tersebut 6 pemilik lapak cakar bongkar kehilangan tempat usaha dan hingga mengalami kerugian satu miliar lebih, tutup Kapolres Fakfak AKBP. Hendriyana, SE.,MH.(RL 07)













