PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Ruas jalan dari Fakfak menuju Bandara Siboru yang ada saat ini sangat tidak layak untuk menunjang pengoperasian Bandara Siboru yang direncanakan akan beroperasi pada 25 Januari 2024 mendatang.
Karena itu untuk menunjang pengoperasian Bandara Siboru dengan jalan yang layak maka mulai tahun 2024, Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Fakfak akan membangun jalan ruas jalan baru dari Fakfak menuju Bandara Siboru sepanjang kurang lebih 29 Kilo meter (Km).
Kepala Satuan Kerja (Ka Satker) Wilayah V Fakfak, Herman, ST.,MT., mengatakan, pembangunan ruas jalan Fakfak – Bandara Siboru akan ditangani Satker Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Fakfak – Papua Barat pada tahun anggaran 2024.
Menurut Herman, pembangunan ruas jalan baru Fakfak – Bandara Siboru sepanjang kurang lebih 29 Kilo meter (Km) akan berjalan baik bila ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Fakfak.
“Paket pembangunan jalan baru Fakfak – Bandara Siboru akan jalan apabila Readiness Criteria (RC)/prasyarat yang harus dipenuhi dalam pemograman pemaketan. RC ttersebut yang belum terpenuhi adalah Amdal dan Pembebasan Lahan,” ujar Herman.
Dikatakannya, informasi terakhir Amdal dan Kesediaan Lahan masih dalam proses yg dilakukan oleh Pemda Fakfak melalui Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak dan Rencananya RC akan terpenuhi awal tahun depan.
Lanjutnya, untuk estimasi biaya pembangunan jalan baru Fakfak – Bandara Siboru masih menunggu hasil verifikasi desain yangg mana desain tersebut telah dilakukan oleh Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak tahun anggaran 2016.(RL 07)













