Papua Barat

Ada Caffee Keren Dibalik Parkiran Motor Hasil Razia dan Barang Bukti Pelanggaran

344
×

Ada Caffee Keren Dibalik Parkiran Motor Hasil Razia dan Barang Bukti Pelanggaran

Sebarkan artikel ini

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom SIK, MSi. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Ketika menjabat Kepala Staf (Kasat) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manokwari  Ia membuat sesuatu sederhan menjadi yang luar biasa dari sederhana.

Baca juga: Hadirkan Jurnalis Senior, Satlantas Manokwari Gelar Penulisan Berita Bagi Anggota

Namanya kereen, D’ Marka Caffee, bernunasa lalu lintas, sudah dapat ditebak, kata marka terekomendasi dari unsur lalu lintas, marka jalan. Letaknya tersembunyi di balik tempat penampungan barang bukti motor penilangan dan kecelakaan lalu lintas ,  D Marka Caffe berhadapan dengan ruangan kerja anggota Satuan Lalu Lintas.

Caffee ini tidak seperti caffee pada umumnya yang beratap, plafon minimalis, berdinding papan dibungkus kertas walpapper, tembok kokoh, tetapi Caffee yang lahir dari ide creatif Kasat Lantas IPTU Subhan S Ohoimas SH ini berdinding belahan bambu-bambu kering, tanpa plafon, hanya dipayungi ranting dahan dan daun pohon ketapang yang melebar.

Suasana sejuk dirasakan sekalipun dibawah teriknya panas, karena sang ultra violet dipancarkan langsung matahri terfilter dari daun ketapang, ada angin semilir dari arah laut menebus jalan lorong menuju tempat pembuatan SIM.

Kasat Lantas dan Kasat Srsese Polres Manokwari serta wartawan di D Marka Caffee, Jumat (18/2/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Sesekali kicauan dua ekor Bird Love burung endemik nan cantik memecah keheningan seakan menyuguhkan keindahan rimba alam Papua Barat yang kaya akan flora dan fauna.  Nuansa romantis menjadi kental ketika sang mentari ke peraduan.

Kelap kelip lampu-lampu berwarana kuning keemasan yang mengantu ditangkai dan dahan ketapang merubah gelap menjadi indah, hidangan kuliner caffee yang diracik dan suguhan makan ringan ikut dijajakan menghanyutkan lida kita untuk lupah lelah setelah anggota Sat Lantas yang disibukan dengan banyak pelanggaran lalu lintas warga terjarng operasi, misalnya.

‘’D Marka caffee tidak hanya untuk anggota Lantas atau Polres Manokwari, kepada warga Manokwari dipersilahkan, memang letaknya tersembunyi, tetapi kami buka untuk umum, yah bagi yang menanti waktu mau mengurus SIM atau perpanjang SIM bisa meneguk secangkir coffee atau jajan ringan, harga tentu terjangkau,’’ ujar Kasat Lantas kepada papuadalamberita.com, yang ditemui sebelum gelaran coffee morning bersama insan pers Manokwari, Jumat (18/2/2022) kemarin.

“Hal-hal besar tidak dilakukan dengan dorongan hati, tetapi serangkaian hal-hal kecil yang disatukan,’’ kata Subhan mengutip pelukis inspiratif paling tersohor dalam sejarah seni Eropa asal Belanda Vincent Van Gogh.

Dimaksud Subhan dari kalimat inspiratif itu, bahwa memulai sesuatu yang luar biasa tidak harus dari hal – hal besar, ada niat, dilakukan dengan tulus, sekecil apapun hal kecil menjadi luar biasa.

Anggota Lantas Polres Manokwari di D Marka Caffee. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Walau berada dalam lingkungan Polri sebagai intitusi yang performanya tertib, segan, tetapi D Marka Caffee yang tempatnya tersembunyi menyuguhkan kesan romantis, santai ada distu, dan menjadi persingahaan warga yang mau mengurus keleangkapan kendaraan atau SIM.

Namanya mengambarkan karakter D Marka Caffe sehingga dijumpai, beberapa mural yang dilukis sang juara dua pemenang lomba mural yang digelar Polda Papua Barat membawa pesan aturan lalu lintas.

Seperti lantai bergambar sebra cros, mural dengan tulisan Sat Lantas Manokwari, Kami Siap Melayani Anda, , Kam Pakai Helem Itu, Ini Bukan Kampung lukisan mural pun didominasi warna biru, putih, kuning dan merah, sebagai ciri warna marka jalan dan rambu lalu lintas.

Ada juga dua pasang lampu pengatur lalu lintas traffig light berdiri kokoh dikiri dan kanan conter makanan ringan yang terus menyalah kuning, merah, ijo.

D Marka Caffee. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

‘’Lampu itu mengartikan tidak ada perbedaan warna ketika kita sudah menikmati indahnya D Marka Caffee, menggambarkan kita semua yang duduk dalam caffee  sama, juga dibuka untuk siapa saja, tidak hanya anggota Polisi,’’ sebut sang inspiartor caffee, Subhan Ohoimas.

Subhan mengaku, fasilitas lain akan dilengkap, selain sudah terpasang TV berlayar lebar, ada parit dan kolam ikan yang dalam waktu dekat segera dirampungkan, sehingga tidak hanya menjadi pemanis, tetapi dapat menyuguhkan suasana sejuk pertanda kedamaiaan dalam setiap hidup.

‘’Bahwa untuk mencari suasana rekreasi yang rileks tidak harus berjalana jauh, lingkungan sekitar dapat kita sajikan kepada banyak orang untuk menikmatinya,’’ dalil Subhan.

Caffee keren ini pun menjadi saksi sejarah pertemuan Kapolres Manokwari, Wakapolres Manokwari, Kabagren, Kasat Serse,Kasat Lantas  perwira Polres Manokwari serta anggota lalu lintas dan wartawan saat ngopi bareng AKBP Parasian Herman Gultom SIK, MSi menjabat Kapolres Manokwari.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *