Papua Barat

Alasan Y20 dari 15 Negara Pilih Papua Barat, Mereka Akan Lakukan Ini di Manokwari

446
×

Alasan Y20 dari 15 Negara Pilih Papua Barat, Mereka Akan Lakukan Ini di Manokwari

Sebarkan artikel ini

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Papua Barat kepada wartawan di sekretariat panitia daerah W20  Y20, Rabu (1/6/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO. RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Lima belas (15) delegasi dari berbagi negara yang tergabung dalam delegasi Youth 20 (Y20) memilih Provinsi Papua Barat sebagai daerah tujuan side event rangkaian dari G20 karena keberagama budaya, situs religi di Pulau Mansan.

Baca juga: Magnet Mansinam dan Kunjungan W20 Y20 Cermin Papua Barat Sebagai Wajah Indonesia 

Pulau Mansinam dimana injil pertama masuk di Irian Jaya (Papua) pada 5 Februari 1855 melalui dua misionaris Belanda dan Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler, tujuan kunjungan delegasi itu juga di karena Provinsi Papua Barat dalam tiga tahun berturut – turut menyandang prdikat pertama provinsi dengan kehidupan toleransi beragama tertinggi di Indonesia.

papua Barat sebagai provinsi conservasi, delegasi akan melakukan penanaman terumbu karang depan Pulau Lemon Manokwari.

‘’Karena tema  dari Y20 adalah keberagaman,  dari luar negeri itu senang sekali , karena Papua Barat toleransi beragama nomor  satu (1) di Indonesia selama tiga tahun berturut-turut,’’ ujar seksi Acara dan protokol Hans L Mandacan SIP, MSI yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Papua Barat kepada wartawan di sekretariat panitia daerah W Y20, Rabu (1/6/2022).

‘’Itu yang membuat mereka simpati sekali untuk datang ke Papua Barat karena Manokwari Manokwari ada punya situs agama Injil masuk,’’ sambung Hans yang juga panitia daerah seksi acara dan protokol.

Hans mengatakan, peserta Y20 akan melakukan serangkaian kegiatan di Manokwari  pada 17 Juni sampai 19 Juni 2022 di Provinsi Papua Barat.

‘’Sampai saat ini panitia daerah 90% sudah siap, bersama kami bersama-sama dengan panitia nasional jadi kegiatan ini, untuk kegiatan kami sudah siapkan panitia nasional sudah kunjungi melihat semua 90% sudah oke, Termasuk rute-rute yang akan dilalui semua sudah disetujui,’’ kata Hans.

Menurut Hans tugas panitia nasional mempersiapkan gedung pertemuan yang didisaian bernuasana kearifan lokal yaitu motif papua Barat.

‘’Panitia nasional juga menyampaikan tentang kelistrikan dan telekomunikasi harus memadai dua hal itu paling utama, kemarin dari kepala dinas Infokom sudah siap untuk telekomunikasi,  dan PLN juga siap,’’ tambahnya.

Ia menambahkan karena alasan kelistrikan maka panitia daerah memilih Hotel Aston Manokwari sebagai tempat menginap delegasi dan tempat pertemuan peserta.

‘’Untuk sementara 15 negara yang akan mengunjungi Manokwari, belum menutup kemungkinan bertambah. Selain 15 negara ada Y20 dari sejumlah provinsi di Indonesia,’’ sebutnya.

Komunitas anak air Manokwari melakukan penanaman terumbu karang di Pantai Kwawi (5/6/2022) lalu. PAPUADALAMBERITA. FOTO. RUSTAM MADUBUN

Kata dia, untuk kegiatan pada hari Ahad baru dilakukan setelah ibadah pukul 12.00, karena Papua Barat berbeda dengan provinsi lain di Indonesia yaitu, pada hari minggu mulai puku;06 pagi hingga pikul 12.00 tidak ada keaktivitas warga, kecuali ibadah minggu.

‘’Hari minggu itu berdiskusi tentang keberagaman mulai pukul 12 sampai dengan malam, mereka bertukar pengalaman antara Papua dengan negara-negara lain,’’ tuturnya.

Dalam kunjungan ke Papua Barat, delegasi Y20 juga dijadwalkan melakukan pelestarian alam dan lingkunga, sebagai Papua Barat provinsi conservasi dengan menanam terumbu karang bersama komunitas anak air Manokwari, dan akan melakukan kunjungan ke negeri di atas awan, Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat.

‘’Mereka menanam terumbu karang,  karena kemarin di Balikpapan mereka tanam mangrove,  jadi saya sampaikan di Papua Barat terumbu karang, lokasinya  depan Pulau Lemon Manokwari luasnya dua hektar. Kalau peserta tidak bisa menyelam ada penggantinya, teknisnya diatur komunitas anak air sebagai pendamping,’’ ungkapnya.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *