PAPUADALAMBERITA.COM.FAKFAK – Sebanyak 200 masker dibagikan secara gratis kepada warga di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Pembagian masker tersebut digelar Puskesmas Bomberay bersama TNI dan Polri pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 09.15 WIT di perempatan Tugu Pramuka, Kampung Bumi Miroh Indah (BMI), Distrik Bomberay.
Kapolsek Bomberay Iptu Aldin La Adi bersama personelnya turut mendampingi Kepala Puskesmas Bomberay Azis beserta tenaga kesehatan dan personel Koramil 1806 Bomberay dalam kegiatan tersebut.
Masker diberikan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla, terutama ketika kualitas udara terdampak kabut asap.
Selain membagikan masker, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Aldin mengimbau warga tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di lokasi yang mudah terbakar.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mencegah kebakaran. Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan dan jangan membuang puntung rokok yang masih menyala di tempat yang mudah terbakar,” ujar Aldin.
Petugas juga mengingatkan pedagang bensin eceran agar menyimpan bahan bakar minyak (BBM) di tempat yang aman dan jauh dari sumber api.
Menurut Aldin, penyimpanan BBM yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kebakaran dan membahayakan masyarakat di sekitar lokasi usaha.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri, TNI, dan tenaga kesehatan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla.
Polsek Bomberay menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait untuk mencegah karhutla serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(rls)













