PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Proses seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak terus berjalan. Hingga penutupan pendaftaran pada 23 Juni lalu, panitia seleksi (Pansel) mencatat sebanyak enam kandidat telah mendaftarkan diri. Dari jumlah tersebut, lima dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Mereka yang dinyatakan lolos seleksi administrasi yakni Abdul Razak Ibrahim Rengen, S.H., M.Si., jabatan saat ini Kepala Bappedalitbang Fakfak, Suprijono, S.Sos., M.M., jabatan saat ini Sekretaris Dewan (Skwan) DPRK Fakfak, Muhasim Namudad, S.E., M.Si., jabatan saat ini Kepala DPMPTSP Fakfak, Arif Husain Rumagesan, S.Sos., M.A.P., jabatan saat ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Fakfak dan dr. Maulana Karjadi Patiran, saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Fakfak.
Menurut Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P. kelima kandidat calon Sekda Kabupaten Fakfak yang lolos tersebut akan segera mengikuti tahapan seleksi berikutnya yang direncanakan berlangsung di Jatinangor, Bandung Jawa Barat
”Dari hasil lima yang lolos ini, kemudian sesuai dengan jadwal akan dilanjutkan untuk tahapan yang berikut. Kemungkinan mereka akan melakukan seleksi di Jatinangor dalam waktu dekat,” ujar Bupati saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (25/06/2026).
Ini Lima Wajah Bakal Calon Sekda Fakfak Yang Lolos Seleksi Administrasi. Jumat (26/06/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.
Bupati juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, sama sekali tidak mengintervensi proses yang sedang berjalan. Seluruh tahapan diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme kerja panitia seleksi yang bekerja secara profesional dan terbuka.
Dari tahapan-tahapan seleksi lanjutan tersebut, nantinya akan disaring hingga menyisakan tiga besar kandidat terbaik. ”Ini adalah hasil kerja panitia seleksi. Saya dengan Bapak Wakil Bupati tidak masuk di situ. Kemudian dari hasil itu, baru kita lihat masuknya tiga besar,” tegasnya.
Menariknya, dalam seleksi kali ini, seluruh kandidat yang lolos merupakan putra daerah asli Fakfak. Bupati mengaku sempat memperkirakan akan ada pendaftar dari luar daerah, namun hasil verifikasi menunjukkan bahwa seluruh pelamar merupakan anak negeri Fakfak yang siap bersaing secara sehat.
”Saya pikir mungkin ada orang dari luar yang masuk, ternyata hanya anak-anak Fakfak saja. Semua anak negeri yang siap bertarung dan semua punya peluang yang sama untuk kali ini. Jadi kita lihat nanti siapa yang terbaik,” tutup Samaun Dahlan.(Enrico)













