Papua Barat

bp Indonesia Tegaskan Komitmen Operasi Aman dan Berkelanjutan di Kabupaten Fakfak

330
×

bp Indonesia Tegaskan Komitmen Operasi Aman dan Berkelanjutan di Kabupaten Fakfak

Sebarkan artikel ini
bp Indonesia
LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat. Senin (16/02/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Menanggapi perhatian publik terkait aktivitas kapal seismik di wilayah Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, bp Indonesia memberikan klarifikasi resmi mengenai komitmen perusahaan terhadap transparansi dan dampak positif bagi masyarakat setempat.

​Dalam siaran pers tertulis resminya yang diterima papuadalamberita.com. pada Senin (16/02/2026), sore waktu Papua, bp Indonesia menegaskan bahwa seluruh kegiatan eksplorasi hulu migas dilakukan sesuai dengan regulasi Pemerintah Republik Indonesia serta standar keselamatan dan perlindungan lingkungan yang ketat.

Sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Papua Barat selama lebih dari dua dekade, bp berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah dan masyarakat asli.

​Sebelum memulai aktivitas seismik, bp telah melaksanakan serangkaian sosialisasi dan upacara adat di sejumlah distrik di Fakfak dan Sorong Selatan. Beberapa agenda penting yang telah dilaksanakan meliputi:

​1./ Doa bersama di Arguni pada Oktober 2025.

​2./ Rapat sosialisasi di Kokas pada 23 Desember 2025 yang dihadiri Bupati Fakfak, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan pimpinan dari tujuh suku asli Kabupaten Fakfak.

​Langkah ini diambil guna menghormati hak adat serta memastikan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di laut.

​Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), bp Indonesia telah menjalankan berbagai inisiatif sejak tahun 2006 untuk meningkatkan taraf hidup warga sekitar. Beberapa capaian utama program tersebut di antaranya:

​Pendidikan: Pemberian beasiswa kepada lebih dari 1.400 pelajar Papua, pengoperasian Rumah Pintar, serta pengembangan pembelajaran STEM di SMU Negeri 1 Kokas.

​Kesehatan: Penyediaan fasilitator kesehatan untuk penanganan Malaria, TB, HIV AIDS, serta program Kesehatan Ibu dan Anak.

​Ekonomi Lokal: Pendampingan pengusaha lokal Papua, termasuk lima pengusaha asal Fakfak, dalam proses pengadaan di Tangguh LNG.

​Fokus Khusus di Wilayah Arguni :

​Secara spesifik di wilayah Arguni, bp telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui penyerapan produk perikanan. Sejak tahun 2010 hingga 2025, sekitar 850 ton produk perikanan senilai Rp37 miliar telah disuplai dari koperasi lokal ke Tangguh LNG.

​Selain itu, dukungan infrastruktur dan energi juga terus dilakukan, termasuk:

​Pembangunan pembangkit listrik alternatif di Pulau Arguni berkapasitas 150 kWh per hari dengan investasi Rp2 miliar.

​Rencana perbaikan jetty (dermaga) masyarakat pada tahun 2026 dengan anggaran Rp573 juta.

​bp Indonesia menegaskan kembali bahwa seluruh kegiatan operasional di Kabupaten Teluk Bintuni dan Fakfak merupakan bagian dari upaya mendukung pemerintah mencapai kedaulatan energi nasional dengan tetap mengedepankan komunikasi yang membangun bagi seluruh pemangku kepentingan. (Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *