PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak, menggelar Rapat Paripurna kesembilan, masa sidang ketiga Tahun 2026, yang berlangsung di gedung DPRK, Sabtu (26/09/2026) sore.
Rapat paripurna tersebut dibuka Ketua DPRK Fakfak Amir Rumbouw, S.T., dengan didampingi Wakil Ketua I Siti Rahma Hegemur, Wakil Ketua II Abdul Rahman dan Wakil Ketua III Domianus Tuturop dan hadir anggota DPRK Fakfak
Pada pembukaan Rapat Paripurna Kesembilan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak Masa Sidang ke-3 Tahun 2026 di Gedung DPRK Fakfak pada Sabtu (26/09/2026) sore, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos, M.AP, secara resmi menyampaikan pidato Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun Anggaran 2026.
Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan serta segenap Anggota DPRK Fakfak yang telah menggelar sidang paripurna ini. Agenda ini merupakan langkah antisipatif agar persetujuan bersama atas RAPBD-P 2026 dapat dicapai tepat waktu sebelum batas akhir 30 September.
”Hal ini merupakan wujud tanggung jawab serta komitmen kita bersama dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Fakfak,” ujar Bupati Samaun Dahlan.
Dalam Nota Keuangan yang disampaikan Bupati, postur APBD Perubahan Kabupaten Fakfak Tahun Anggaran 2026 mengalami beberapa penyesuaian signifikan, baik dari sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan:
1./ Pendapatan Daerah
Target Pendapatan Daerah setelah perubahan diproyeksikan mencapai Rp 1,275 triliun (Rp 1.275.939.151.702,32), meningkat sebesar 4,05% atau naik Rp 49,70 miliar dari anggaran murni sebesar Rp 1,226 triliun.
- Pendapatan Asli Daerah (PAD): Mengalami peningkatan signifikan sebesar 36,90% (naik Rp 12,70 miliar) menjadi Rp 47,12 miliar dari sebelumnya Rp 34,42 miliar.
- Pendapatan Transfer: Naik 2,89% (naik Rp 33,45 miliar) menjadi Rp 1,192 triliun.
2./ Belanja Daerah
Total Belanja Daerah setelah perubahan dianggarkan sebesar Rp 1,376 triliun, naik sebesar 8,89% (naik Rp 112,32 miliar) dari anggaran awal sebesar Rp 1,263 triliun.
- Belanja Operasi: Diproyeksikan sebesar Rp 1,001 triliun (naik 5,54%) untuk kebutuhan belanja pegawai, barang dan jasa, hibah, serta bantuan sosial.
- Belanja Modal: Peningkatan signifikan terjadi pada belanja modal, yakni melonjak 34,39% menjadi Rp 236,28 miliar (naik Rp 60,46 miliar). Anggaran ini akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan, jaringan irigasi, gedung, pengadaan peralatan, dan aset tetap lainnya.
- Belanja Tidak Terduga (BTT): Disesuaikan turun 25,82% menjadi Rp 8,90 miliar.
- Belanja Transfer: Dianggarkan sebesar Rp 129,72 miliar (naik 1,88%) sebagai bentuk bantuan keuangan kepada pemerintahan kampung.
3./ Pembiayaan Daerah
Penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya dianggarkan sebesar Rp 100,10 miliar. Kenaikan SiLPA ini mayoritas berasal dari penerimaan yang sudah ditentukan penggunaannya, seperti DAU Specific Grant, Dana Otonomi Khusus Papua, dan DAK. Adapun pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 5 juta dialokasikan untuk penyertaan modal pada PT Bank Papua.
Bupati menegaskan bahwa penambahan anggaran dalam RAPBD-P 2026 ini diarahkan secara ketat untuk mendukung program-program prioritas demi mewujudkan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029.
Di akhir pidatonya, Bupati Samaun Dahlan mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari Tanjung Besi Karas hingga Tanah Rata Tomage, untuk senantiasa waspada terhadap fenomena cuaca panas berkepanjangan, kabut asap, serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Orang nomor satu di Kabupaten Fakfak yang akrab disapa SD, juga memanjatkan doa dan menyerukan semangat persatuan di tengah berbagai tantangan dengan memegang teguh nilai falsafah daerah.
”Mari kita bersatu dalam menghadapi segala tantangan dengan menjalin tali silaturahim dan merajut tali persaudaraan sesama anak bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dengan moto Satu Tungku Tiga Batu, Satu Hati Satu Saudara, Idu-Idu Manina Jojo menuju Fakfak MEMBARA (Mandiri, Sejahtera, Aman, dan Berdaya Saing berlandaskan keberagaman),” pungkasnya menutup pidato penyampaian Nota Keuangan RAPBD-P TA 2026.
Pembukaan rapat paripurna ini dihadiri Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, Forkopimda, Pj Sekda Aroby Hindom, Para Asisten Setda, pada Kepala OPD, Staf Khusus Bupati dan tamu undangan lainnya.(Enrico)













