Papua Barat

Bupati Fakfak Tekankan Pesan Rahmatan Lil Alamin pada Peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua 

225
×

Bupati Fakfak Tekankan Pesan Rahmatan Lil Alamin pada Peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua 

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M..AP. Pada Peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua. Sabtu (08/08/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK – Peringatan HUT ke- 666 Masuknya Agama Islam di Tanah Papua yang berpusat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin, areal reklamasi pantai Kabupaten Fakfak pada Sabtu (8/8/2026). Acara ini diawali dengan pawai Fajar dari Tiga 3 titik menuju RTH.

Peringatan 666 Tahun Islam di Papua dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, Gubernur Papua Mathius Fakhiri, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik, Wakil Bupati Bintuni Joko Lingara, Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere, Pj Sekda Fakfak Aroby Hindom, Forkopimda Kabupaten Fakfak,  Ketua MUI Papua Barat, Mantan Bupati Fakfak 2 periode Dr. Wahidin Puarada, M.Si., Presiden AFKN, K.H. Dr. M.Z. Fadzlan Garamatan  raja dari tujuh petuanan, tokoh adat, tokoh agama, serta para tamu undangan dari berbagai daerah.

​Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., pada peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua,  menegaskan bahwa masuknya Islam ke Tanah Papua melalui Fakfak pada 8 Agustus 1360 M (24 Ramadan 761 H) oleh Syech Abdul Ghoffar merupakan peristiwa sejarah bernilai tinggi yang patut terus dikenang dan dilestarikan.

​Bupati menyampaikan bahwa esensi utama dari peringatan sejarah ini adalah menjaga pesan universal Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin atau membawa cinta kasih. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Fakfak, yaitu “Idu Idu Maninina Jojor” atau falsafah Satu Tungku Tiga Batu, yang menjadi landasan kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Gubenur Papua Mathius Fakhiri, Wagub Papua Barat Mohammad Lakotani, Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere dan Tamu Undangan Menari Tarian Sawat Pada Puncak Peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua Yang Berlangsung di RTH Ma’ruf Amin, Kabupaten Fakfak. Sabtu (08/08/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Dihadapan ratusan Umat Islam yang memadati RTH Ma’aruf Amin, Bupati Fakfak meminta Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk memasukkan sejarah masuknya tiga agama besar (Islam, Protestan, dan Katolik) di Tanah Papua ke dalam kurikulum muatan lokal.

​”Sejarah masuknya tiga agama besar di Tanah Papua ini diharapkan menjadi kurikulum muatan lokal yang terintegrasi ke dalam semua mata pelajaran. Dengan demikian, para tenaga pendidik dan siswa dapat memahami serta melestarikan sejarah toleransi di tanah ini,” ujar Samaun Dahlan.

​Selain itu, Bupati juga memaparkan potensi kekayaan situs religi dan budaya yang ada di Fakfak, seperti Masjid Tua Kampung Patimburak (berdiri sejak 1870 M), Situs Tapak Tangan di Distrik Arguni, serta keberadaan manuskrip Al-Qur’an tua tulisan tangan abad ke-16 yang masih terjaga hingga kini.

​Peringatan HUT ke-666 ini turut dimeriahkan dengan serangkaian lomba islami yang dikoordinasikan oleh Dr. H. Wahidin Puarada, meliputi Lomba Hadrat, Sawat, Berselawat, Baca Yasinan, Baca Kitab Berjanji, hingga Haflah Al-Qur’an. Acara ini juga menghadirkan penceramah Ustadz KH Munawir Aseli, MA., dari Jakarta.

​Menutup sambutannya, Bupati Fakfak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur, serta jajaran tamu undangan yang hadir meramaikan peringatan sejarah penting ini.(Enrico)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *