PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., berharap agar penyaluran bantuan pangan beras tahun 2025 harus dilakukan tepat sasaran dan tidak disalah gunakan.
“Saya berharap pengawasan penyaluran bantuan pangan beras ini harus dilakukan secara baik oleh Kepala Distrik dan Lurah. Saya juga meminta bantuan pihak Korem 182/JO dan Kodim 1803/Fakfak serta Polres Fakfak agar bersama – sama melakukan pengawasan ini sehingga penyalurannya tepat sasaran dan jangan disalah gunakan, apalagi ada aparat yang menjual,” pinta Bupati Fakfak Samaun Dahlan dihadapan media ketika penyaluran pangan beras yang berlangsung di gudang Bulog Fakfak, Selasa (22/7/2025).
Dia juga berharap agar masyarakat penerima bantuan pangan beras dari Pemerintah agar tidak menjual kembali beras tersebut. Beras inbi harus digunakan untuk kehidupan sehari – hari.
“Bila ditemukan ada aparat yang menyalahgunakan saya tidak ragu – ragu untuk bertindak. Masyarakat penerima juga jangan menjual kembali beras tersebut, gunakan sebaik mungkin untuk kehidupan keluarga sehari – hari,” tegas Samaun Dahlan.
Samaun kembali mengingatkan Kepala Distrik dan Lurah di Fakfak untuk terus memantau penyaluran bantaun pangan beras agar masyarakat penerima tidak menjual beras tersebut ke pihak lain.
Menurut Samaun, penyaluran bantuan pangan beras tahun 2025 di Kabupaten Fakfak untuk 9.926 Kepala Keluarga (KK) yang mana jumlah tersebut tersebar di 17 Distrik harus dilakukan dengan baik sehingga tetap sasaran.
“Penyaluran bantuan pangan beras 2025 untuk 9.925 KK di Fakfak harus dilakukan secara baik sehingga dapat selesai di pada 31 Juli 2025. Selaku Bupati saya berikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terkait yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam proses penyaluran bantuan pangan beras ini teruma Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Perindag yang telah berkoordinasi dengan baik,” tutup Samaun Dahlan. (Enrico Letsoin)












