PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Masalah kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Fakfak menjadi perhatian serius di kepemimpinan Bupati Samaun dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik.
Setelah menlaunching pengobatan gratis dan makan gratis bagi 2 pendamping pasien, yang kini telah berjalan di RSUD Fakfak dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Fakfak, kini Bupati Samaun Dahlan berkomitmen untuk menambah 10 tenaga dokter specialis di RSUD Fakfak.
“Saya minta untuk tahun 2026, kita harus tambah lagi dokter specialis dengan mengontrak 10 tenaga dokter specialis yang akan bertugas di RSUD Fakfak,” ungkap Bupati Samaun Dahlan ketika menutup rangkaian kegiatan Musrembang RKPD dan Otsus 2025 yang berlangsung di gedung Winder Tuare Fakfak, Kamis (15/05/2025).
Menurut Samaun untuk mengontrak 10 tenaga dokter specialis agar dapat bertugas memberikan pelayanan kesehatan di Fakfak hanya membutuhkan dana sebesar Rp5 Miliar sekian sehingga tidak susah untuk mengontrak 10 dokter specialis.
“Kalau saya hitung. 1 dokter specialis dikontrak 45 juta untuk satu bulan di kali 12 bulan (1 tahun) kurang lebih dibutuhkan Rp500 juta sekian maka 10 dokter specialis dalam satu tahun membutuhkan biaya kontrak sebesar Rp5 Miliar lebih,” ungkapnya.
Namun dengan dana yang nanti disediakan pada tahun 2026 mendatang dapat mengisi kekosongan – kekosongan tenaga dokter specialis yang dibutuhkan di Kabupaten Fakfak untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, beber Samaun Dahlan.
Selain akan mendatangkan dokter specialis, Samaun Dahlan juga menyebut sedang berupaya mencari alokasi anggaran dari pusat untuk membangun Rumah Sakit yang layak dan jauh lebih besar dari yang ada saat ini.
“RSUD kita saat ini kondisinya sudah terlalu tua karena itu saat ini saya lagi membuat perencanaan secepatnya agar usulan ini dapat kita dapat. Apa pun caranya, sebagai Bupati saya harus berjuang untuk mendapatkan bangunan Rumah Sakit yang lebih layak untuk Kabupaten Fakfak,” ujar Samaun.(Enrico Letsoin)












