Gambaran situasi COVID-19 Papua Barat per Rabu (26/8/2020). PAPUADALAMBERITA: DISAIN DAN GRAFIS: rustam madubun.
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pasien positif dan kematian akibat Virus Corona naik tajam di Papua Barat, bahkan dalam empat hari ini cendurung angka positif dan angka kematin melambung.
Data Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat per Rabu (26/8/2020) mencatat penambahan kasus positif 23 orang menjadi 711 orang atau 11, 6persen. Penambahan kematian akibat Corona dua orang , menjadi 11 orang atau 1, 5 persen.
Orang yang diperiksa di Papua Barat berjumlah 6. 123 orang, negatif 5. 412 orang atau 88, 3 persen, positif 711 orang atau 11, 6 persen.
‘’Hari ini ada tambahan 23 orang positif yang berasal dari Kota Sorong 22 orang dan Kabupaten Sorong Selatan satu (1) orang,’’ tulis Satuan Tugas COVID-19 Papua Barat dalam siaran persnya yang dirilis Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Papua Barat dr Arnold Tiniap kepada wartawan, Rabu (26/8/2020) di Manokwari.
Juru bicara mengatakan untuk angka kesembuhan di Papua Barat telah mencapai 547 orang atau 76, 9 persen.
‘’Hari ini ada tambahan lima orang yang dinyatakan sembuh yang berasal dari Manokwari tiga orang, dan Kota Sorong dua (2) orang,’’ jelas Juru Bicara.
Data Kementerian Kesehatan per 26 Agustus 2020 mencatat penambahan kasus sembuh harian sebanyak 2.542 kasus. Total kesembuhan sejauh ini sudah mencapai 115.409 kasus.
Per hari ini (Rabu 26/8/2020) angka kematian juga mengalami penambahan dua orang menjadi 11 orang di Papua Barat yang telah meninggal dunia.
Dua orang yang meninggal dari Kota Sorong orang dewasa, sehingga jumlah orang meninggal positif Corona di Kota Sorong menjadi delapan orang, Kabupaten Manokwari dua orang dan Kabupaten Sorong Selatan satu orang.
‘’Yang meninggal di Kota Sorong, keduanya laki-laki berusia 50 tahun dan 44 tahun,’’ jelas juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap menjawab pertanyaan papuadalamberita.com di grup whats APP, Rabu malam.(tam)












