Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Doddy Yudha, meninjau pelaksanaan  Posko PPKM Skala Mikro di masing-masing Kampung dan Distrik Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, Jumat... Dandim 1803/Fakfak Tinjau Pos PPKM Mikro

 

Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Doddy Yudha, meninjau pelaksanaan  Posko PPKM Skala Mikro di masing-masing Kampung dan Distrik Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, Jumat (25/06/2021). PAPUADALA BERITA. FOTO: ISTIMEWA

PAPUADALA BERUTA.COM. FAKFAK – Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Doddy Yudha, S.I.P,M.Tr (Han) meninjau pelaksanaan  Posko PPKM Skala Mikro di masing-masing Kampung dan Distrik Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, Jumat (25/06/2021).

Wilayah Kodim 1803/Fakfak mencakup 7 Kelurahan dan 17 Distrik.Pos PPKM mikro digelar diwilayah Kodim 1803/Fakfak berjumlah 67 Pos.
Dandim langsung turun kelapangan mengecek kinerja jajaranya,berdialog langsung dengan Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Kelurahan dan Kepala Puskesmas wilayah Kabupaten Fakfak.

Saat berdialog Dandim menyampaikan, bahwa bila ada warga yang Orang Tanpa Gejala (OTG) atau terpapar Covid-19, pengecekan harus menggunakan PCR, jadi harus ada tes PCR.

Lebih lanjut,Doddy mengingatkan bahwa 4 Pilar (TNI, Polri, Pemda dan Dinkes) harus bersinergi guna menangani dan menekan kasus Covid-19 di wilayah, dan tetap tegakkan disiplin protokol kesehatan, termasuk melaksanakan 3 T (Testing, Tracing, Treatment).

Sementara di Kelurahan Kanantare,Dandim menyampaikan, bahwa apabila seorang mengalami indikasi gejala Covid-19 Puskesmas setempat harus mampu melayani penyisiran dengan cepat seperti isolasi mandiri, isolasi terpusat, dukungan obat-obatan dan tenaga kesehatan.

“Petugas Posko PPKM Mikro disetiap wilayah harus dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal dan memberikan pemahaman yang baik, termasuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, penyekatan, testing, tracing, pengawasan isolasi mandiri,” pesannya.

Di sela-sela peninjauan di beberapa Posko PKKM Skala Mikro tersebut,Dandim menyampaikan slogan kepada 4 pilar “Pakai Masker Harga Mati, Tidak Pakai Masker Bisa Mati”.

Lebih lanjut kepala Kampung Bronkedik Abraham M Gewab menyampaikan terimakasih kepada TNI-Polri yang sudah peduli terhadap warganya untuk tidak bosan-bosannya mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kami setuju sekali melihat langsung masyarakat yang bandel tidak menggunakan masker di tindak ditempat,berarti petugas sayang dan peduli pada kami. Saya berharap masyarakat Fakfak mematuhi apa yang menjadi anjuran pemerintah dan petugas dilapangan,” ujarnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *