Papua Barat

Demo Yanto Idorway Lumpuhkan Manokwari

756
×

Demo Yanto Idorway Lumpuhkan Manokwari

Sebarkan artikel ini
API MEMBUMBUNG — Massa membakar ban bekas dan membuat titik api di sejumlah ruas jalan pusat Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terkait penanganan kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Aksi unjuk rasa terkait kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, melumpuhkan sejumlah ruas jalan utama di Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026).

Massa membakar ban bekas dan melakukan pemalangan jalan di sedikitnya empat titik pusat kota.

Pantauan papuadalamberita.com di lapangan menunjukkan massa mulai berkumpul di Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Kantor Bupati Manokwari lama, Jalan Yos Sudarso di kawasan Lampu Merah Sanggeng, perempatan Lampu Merah Makalo, serta kawasan Borobudur.

API MEMBUMBUNG — Massa membakar ban bekas dan membuat titik api di sejumlah ruas jalan pusat Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terkait penanganan kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

Ban-ban bekas dibakar di tengah jalan hingga menghasilkan kepulan asap hitam yang membumbung di tengah cuaca terik Kota Manokwari.

Pemalangan tersebut membuat arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan terhenti.

Aktivitas warga pun ikut terganggu.

Sejumlah toko memilih menutup tempat usaha. Kemacetan terjadi di sekitar lokasi aksi, sementara aktivitas masyarakat di pusat kota tersendat.

Dampak aksi juga dirasakan pelajar. Siswa SMP Negeri 2 Manokwari dilaporkan memilih pulang lebih awal dari jadwal normal sekitar pukul 12.00 WIT karena situasi di sejumlah ruas jalan yang tidak kondusif.

Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga terhadap penanganan kasus kematian Yanto Idorway. Massa mempertanyakan belum terungkapnya secara tuntas dugaan penyebab kematian presenter TVRI Papua Barat tersebut.

API MEMBUMBUNG — Massa membakar ban bekas dan membuat titik api di sejumlah ruas jalan pusat Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terkait penanganan kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

Dalam aksi, sejumlah warga meneriakkan tuntutan terhadap kinerja aparat kepolisian, khususnya terkait penanganan kasus di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Massa juga mendesak Polda Papua Barat mengevaluasi dan mencopot Kapolres Pegunungan Arfak karena menilai kasus kematian Yanto belum mendapatkan kejelasan.

Tuntutan tersebut merupakan aspirasi massa dalam aksi.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai tudingan massa maupun perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Yanto Idorway dilaporkan hilang pada Sabtu (18/7/2026) setelah terseret arus air di kawasan Sungai Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak.

Setelah sembilan hari pencarian, jenazah Yanto ditemukan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.05 WIT.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tersangkut di bebatuan atau celah batu sekitar 10 meter dari lokasi awal korban dilaporkan terseret arus.

API MEMBUMBUNG — Massa membakar ban bekas dan membuat titik api di sejumlah ruas jalan pusat Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terkait penanganan kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

Sedangkan korban dimakamkan pada Jumat, 31 Juli 2026 di Manokwari

Peristiwa tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dan tuntutan dari warga agar proses penanganan kasus dilakukan secara transparan dan memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian Yanto.

Di tengah aksi, personel kepolisian dari Polresta Manokwari dan Polda Papua Barat terlihat berjaga di sejumlah lokasi. Personel Sabhara dan lalu lintas ditempatkan di titik-titik yang terdampak pembakaran ban dan pemalangan jalan.

Hingga pukul 12.00 WIT, berdasarkan pantauan di lapangan, pembakaran ban bekas dan pemalangan jalan masih berlangsung di sejumlah titik.

Situasi tersebut menyebabkan aktivitas lalu lintas dan sebagian kegiatan warga di pusat Kota Manokwari belum kembali normal.(rustam madubun)

Pemalangan jalan di sejumlah ruas jalan pusat Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terkait penanganan kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM
Pemalangan jalan di sejumlah ruas jalan pusat Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/9/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terkait penanganan kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *