PAPUADLAMBERITA.COM.MANOKWARI – Gubernur Papua Barat bersama Forkopimda, Bupati Manokwari, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi pemuda, serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menandatangani maklumat bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Barat.
Maklumat tersebut lahir setelah digelar pertemuan di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (1/9/2025). Pertemuan itu membahas perkembangan situasi sosial politik nasional dan daerah, serta langkah antisipasi guna mencegah potensi kericuhan di Papua Barat.
Dalam maklumat bersama itu, seluruh pihak yang hadir sepakat:
- Menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Papua Barat.
- Mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi isu maupun pemberitaan yang bisa menimbulkan aksi anarkis, pembakaran, serta perusakan fasilitas umum.
- Menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan antarumat beragama, suku, dan ras di Papua Barat.
- Civitas akademika perguruan tinggi negeri maupun swasta agar bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kampus.
- Tetap waspada terhadap kelompok yang berupaya menciptakan kericuhan, penghasutan, dan tindakan melawan hukum.
- Dalam menyampaikan pendapat di muka umum, massa aksi diminta tetap menjaga norma, etika, serta mematuhi peraturan perundang-undangan.
- Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPR Papua Barat, serta DPR kabupaten di Papua Barat berkomitmen tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
- Massa aksi diimbau memperhatikan kedamaian dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
Maklumat bersama ini ditandatangani langsung oleh Gubernur Papua Barat bersama seluruh peserta rapat dan perwakilannya.(rustam madubun)














