Papua Barat

Gubernur Beri Dukungan Rp 110 Juta untuk UMKM dan 1 Ton Beras untuk SPGJ di  Expo GKI

215
×

Gubernur Beri Dukungan Rp 110 Juta untuk UMKM dan 1 Ton Beras untuk SPGJ di  Expo GKI

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat , Drs Dominggus Mandacan, M.Si saat mengunjungi salah satu stand di Expo Pembangunan GKI di Anday MAnokwari, Senin (19/10/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADLAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memberikan bantuan sebesar Rp 110 juta kepada 22 stan pameran dalam rangka Expo Pembangunan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua dan peringatan HUT ke-70 GKI di Manokwari, Senin (19/10/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong promosi produk lokal.

Setiap stan menerima bantuan sebesar Rp 5 juta.

Baca juga: Buka Expo Pembangunan GKI, Gubernur Tekankan Kolaborasi Pemerintah, Gereja, dan Masyarakat

Selain bantuan untuk peserta pameran, Dominggus juga memberikan bantuan berupa 1 ton beras kepada lembaga pendidikan Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK)/Sekolah Pendidikan Guru Jemaat (SPGJ) Lahai Roi.

Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-70 GKI di Tanah Papua. Kegiatan pameran berlangsung di halaman sekolah SPGJ Lahai Roi, Anday, Manokwari.

Seusai peresmian, Dominggus bersama Wakil Ketua BP Klasis GKI Manokwari, Bons Rumbruren, Asisten III Otto Parorongan, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala badan, dan biro di lingkungan Sekretariat Daerah Papua Barat mengunjungi stan-stan pameran.

Dalam kunjungan tersebut, gubernur tidak hanya berdialog dengan peserta, tetapi juga membeli sejumlah produk lokal yang dipasarkan, mulai dari buah-buahan, batik, hingga berbagai produk kerajinan tangan.

Sejumlah pejabat yang mendampinginya turut berbelanja produk olahan lokal dari pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam expo tersebut.

Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap pemasaran produk lokal dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dominggus juga membeli tas noken hasil kerajinan UMKM untuk diberikan kepada sejumlah koordinator stan sebagai bentuk apresiasi terhadap produk kerajinan lokal.

Dalam dialog bersama para pelaku usaha, Dominggus berharap UMKM terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Peningkatan kualitas produk, menurutnya, perlu diikuti dengan pengembangan kreativitas dan inovasi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah serta mampu menarik minat konsumen.

Keikutsertaan UMKM dalam expo juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, dan membangun hubungan langsung dengan konsumen.

Dukungan pemerintah melalui bantuan dana dan pembelian produk diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pelaku usaha untuk mempertahankan kegiatan produksi sekaligus mengembangkan usahanya.

Expo Pembangunan GKI tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga membuka ruang promosi bagi produk lokal dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan peluang pasar, meningkatkan mutu produk, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *