Papua Barat

Gubernur Papua Barat Pesan Koperasi Harus Produktif, Berkelanjutan, Bukan Formalitas

466
×

Gubernur Papua Barat Pesan Koperasi Harus Produktif, Berkelanjutan, Bukan Formalitas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., bersama Pangdam, Bupati Manokwari, Kasdam, dan Forkopimda berfoto bersama seusai peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Senin (21/7/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM .MANOKWARI– Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen penuh mendukung program ini dengan bersinergi bersama tujuh kabupaten, agar koperasi tidak hanya formal, tetapi benar-benar produktif dan berkelanjutan.

Baca juga: Gubernur Dominggus Mandacan: Koperasi Merah Putih, Tanggung Jawab Bangun Ekonomi Desa

Penegasan itu disampaikan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., saat memberikan sambutan pada peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden RI di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Senin (21/7/2025).

Gubernur Dominggus menyampaikan bahwa peluncuran koperasi skala nasional ini merupakan tonggak sejarah penting bangsa, sekaligus menjadi momentum besar bagi Papua Barat dalam mentransformasi ekonomi berbasis potensi lokal.

“Bagi Papua Barat, ini bukan sekadar program nasional, melainkan panggilan sejarah dan amanat pembangunan,” ujar Gubernur Dominggus dalam arahannya di hadapan Presiden Republik Indonesia, jajaran kementerian, dan ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Ia menekankan bahwa Papua Barat dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, hutan, laut, hasil bumi, dan budaya lokal yang kuat. Namun, manfaat dari kekayaan itu belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Oleh karena itu, koperasi diyakini sebagai solusi strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Koperasi dinilai mampu menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat yang menjunjung nilai-nilai gotong royong, musyawarah mufakat, dan keberlanjutan.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya menjadi objek, tetapi menjadi pelaku utama pembangunan,” tambahnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya pengelolaan potensi komoditas unggulan Papua Barat secara profesional dan mandiri, seperti kakao, kopi, pala, kelapa, kelapa sawit, perikanan, serta produk kerajinan rakyat.

Ia mengapresiasi penunjukan Kampung Aimasi sebagai lokasi mock up nasional peluncuran koperasi, yang menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap kesiapan Papua Barat untuk terlibat aktif dalam gerakan ekonomi nasional berbasis koperasi.

Pada momen itu, Gubernur Dominggus juga menyampaikan ikrar semangat Papua Barat untuk menjadi pelopor pembangunan dari tingkat akar rumput:

> “Dari Kampung Aimasi, kami berikrar:

> Papua Barat siap bangkit!

> Papua Barat siap berkoperasi!

> Papua Barat siap membangun Indonesia dari desa!”

Peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi awal dari transformasi ekonomi Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan berbasis kekuatan lokal.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *