Papua Barat

Hari Keenam, Tim SAR Sisir Sungai Cari Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang

569
×

Hari Keenam, Tim SAR Sisir Sungai Cari Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan mengikuti briefing sebelum memulai operasi pencarian hari keenam terhadap presenter TVRI Papua Barat, Suriyanto Tuwing Idorway, di Posko SAR Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kamis. FOTO: HUMAS SAR MANOKWARI

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Operasi pencarian terhadap presenter TVRI Papua Barat, Suriyanto Tuwing Idorway (32), yang dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, memasuki hari keenam, Kamis (23/7/2026).

Suriyanto yang disapa Yanto Idorway, yang lahir pada 26 Juni 1994, hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Pada hari keenam operasi, tim memperluas area pencarian dengan menyisir aliran sungai serta memeriksa lokasi-lokasi yang dicurigai menjadi tempat keberadaan korban.

Berdasarkan rencana operasi SAR, Tim SAR gabungan menggelar briefing pada pukul 07.30 WIT sebelum memulai pencarian.

Fokus pencarian diarahkan ke sela-sela bebatuan di sekitar lokasi kejadian serta penyisiran sepanjang aliran sungai sejauh sekitar 1,6 kilometer.

Selain itu, tim juga melakukan pemantauan udara menggunakan drone dengan jangkauan sekitar 1 hingga 2 kilometer.

Upaya pencarian turut diperkuat dengan penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas di kampung-kampung yang berada di sekitar aliran sungai, dengan harapan masyarakat dapat memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIT, seluruh personel bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian sesuai pembagian tugas.

Apabila korban ditemukan, Tim SAR telah menyiapkan rencana evakuasi menuju Puskesmas Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi pencarian melibatkan sedikitnya 54 personel dari berbagai unsur, terdiri atas sembilan personel Kantor SAR Manokwari, 14 personel Polda Papua Barat, satu unit anjing pelacak (K9) Polda Papua Barat, 10 personel Polres Pegunungan Arfak, sembilan personel Kodim Pegunungan Arfak, sembilan anggota keluarga korban, dua rekan kerja dari TVRI Papua Barat, serta masyarakat setempat.

Dalam mendukung operasi tersebut, Tim SAR mengerahkan berbagai peralatan, antara lain satu unit rescue car, dua mobil patroli Polres Pegunungan Arfak, satu mobil operasional Kodim, satu unit ambulans, satu drone thermal, tujuh sepeda motor trail, lima set peralatan komunikasi, enam set peralatan SAR air, satu set peralatan mountaineering, serta satu set peralatan evakuasi.

Meski pencarian terus diintensifkan, tim masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Kondisi cuaca di kawasan pegunungan yang cepat berubah, kabut tebal, suhu dingin sekitar 20 derajat Celsius, arus sungai yang deras, serta bebatuan besar dan licin menjadi tantangan utama selama proses pencarian.

Hingga hari keenam operasi, Tim SAR gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam beropini dan berkomentar di sosial media terkait hilangnya saudara Yanto Idorway di Air Terjun Memti Pegunungan Arfak.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *