fbpx
Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan dan Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Y Krei di ruang percetakan Tabloid Mingguan Kasuari Pos, Sabtu (5/10/2019).... Investor Lirik Lahan Bekas Kantor DPR Papua Barat, Demas: Mereka Mau Bangun Hotel

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan dan Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Y Krei di ruang percetakan Tabloid Mingguan Kasuari Pos, Sabtu (5/10/2019). FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sejumlah perusahaan, selaku investor sedang melirik lahan bekas Kantor DPR Papua Barat dan bekas kantor Gubernur Papua Barat lama yang terletak di antara Jalan Siliwanggi Manokwari, Papua Barat. Dua lahan tersebut diincar investor untuk membangun hotel.

Baca juga: Bupati Manokwari Tegaskan Bantuan untuk Korban Kerusuhan 19 Agustus Harus Tepat Sasaran

Dua lahan milik aset pemerintah daerah Manokwari kini meninggalkan puing dan arang setelah bara api yang menjilat dinding dan ata peristiwa kelam Manokwari 19Agustus 2019  lalu.

“Kita tidak jual, mungkin mereka yang membangun terus mereka pakai kemudian kembalikan sebagai milik pemerintah daerah,’’ ujar Bupati Manokwari Paulus Demas Mandacan kepada wartawan, Sabtu 5/10/2019) di Manokwari.

Reruntuhan bangunan menyisahkan arang beratap langit Kantor DPR Papua Barat di Jalan Siliwanggi Manokwari Papua Barat kerena peristiwa kelam yang melanda ibu kota provinis Papua Barat, Manokwari 19 Agustus 2019 lalu. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun.

Walaupun itu dilirk pengusaha, namun menurut bupati itu mungkin tidak akan dijual penuh kepada investor.

‘’Tetapi ini semua kita masih bicarakan dari  tim teknis, nanti kita pertemuan, saya atur mekanisme jangan sampai tidak sesuai dengan aturan,’’ jelas Demas Mandacan

Kepada wartawan orang nomor satu di Kabupaten Manokwari ini belum menyebutkan investor siapa yang sudah melirik lahan itu.

‘’Kantor dua-duanya sudah ada yang menawarkan untuk membangun hotel. Timbal baliknya ke kabupaten itu nanti yang dibicarakan dalam regulasi. Apa memungkinkan atau tidak,’’ terang P Demas Mandacan.

Jual beli lahan bekas perkantor ini terjadi beberapa tahun lalu seperti bekas kantor DPRD Kabupaten Manokwari di pusat kota yang terbakar dalam satu aksi demonstrasi akhirnya juga dijual kepada investor dan kini menjadi Swiss Bell Hotel Manokwari yang terletak di jantung kota Manokwari(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!