Papua Barat

Jelang Nataru, Bulog Fakfak Pastikan Ketersediaan Beras dan Gula Pasir Berlimpah

190
×

Jelang Nataru, Bulog Fakfak Pastikan Ketersediaan Beras dan Gula Pasir Berlimpah

Sebarkan artikel ini
Bulog Fakfak
Kepala Bulog Cabang Fakfak, Ibrahim Wairoy. Sabtu (22/11/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Perum Bulog Cabang Fakfak, memastikan ketersediaan beras, gula pasir dan minyak goreng untuk kebutuhan masyarakat Fakfak menghadapi hari raya natal 2025 dan menyambut tahun baru 2026, sangat berlimpah.

Hal itu disampaikan Kepala Perum Bulog Cabang Fakfak, Ibrahim Wairoy, kepada papuadalamberita.com. menanggapi pertanyaan media ini, terkait kesiapan Bulog Fakfak menghadapi permintaan kebutuhan masyarakat akan  beras, gula pasir dan minyak goreng menjelang perayaan  Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru).

Menurutnya, ketersediaan stok beras medium di gudang Bulog Fakfak, saat ini tercatat sebanyak 1.000 (seribu) ton, yang diestimasi dapat melayani kebutuhan masyarakat Fakfak selama 2 bulan kedepan.

“Stok gudang ada 1.000 ton yang dapat melayani masyarakat untuk 2 bulan kedepan, jadi kebutuhan beras untuk masyarakat sangat aman hingga 2 bulan kedepan,” tukas Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, di Koeltora resto lantai 3, jalan Gajah Mada, Fakfak Utara, Kamis kemarin (20/11/2025).

Dikatakan, dalam waktu dekat Bulog Fakfak akan mendatangkan lagi beras sebanyak 1,000 ton di Fakfak. 1.000 ton beras tersebut didatangkan dari Surabaya  Jawa Timur dan Makasar Sulewesi Selatan.

“Nanti masuk lagi 1.000 beras dari Surabaya dan Makasar sehingga nanti total 2.00n ton, yang mampu mengatasi permintaan kebutuhan masyarakat dalam menghadapi natal tahun dan tahun baru,” ujar Ibrahim Wairoy, disela sela kesibukan penyaluran 679 paket sembako.

Selain kebtuhan beras yang aman untuk 2 bulan kedepan, Kepala Bulog Fakfak ini, juga memastikan ketersediaan gula pasir dan minyak goreng di Fakfak dalam menghadapi natal dan tahun baru, bahkan untuk  gula stok yang ada berlebihan.

“Stok gula saat ini sebanyak 60 ton dan sudah kelebihan sedangkan untuk ketersediaan minyak goreng di Fakfak sebanyak 29 Kl (Kilo Liter),” tutupnya.(Enrico Letsin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *