PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Aktivitas penerbangan di Bandara Siboru Fakfak dipastikan masih berjalan normal dan lancar di tengah maraknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti di wilayah Kabupaten Fakfak.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Siboru, Fakfak – Papua Barat, Faisal Rahman, S.Sit., M.M., menyampaikan bahwa hingga saat ini dampak kabuk asap belum secara signifikan mengganggu jadwal maupun operasional penerbangan, baik rute komersial maupun penerbangan perintis.
”Sementara untuk keberadaan asap akibat karhutla di Kabupaten Fakfak belum terlalu berpengaruh ke penerbangan. Penerbangan Sorong–Fakfak PP maupun rute perintis ke Babo, Bintuni, Kaimana, hingga Timika masih berjalan lancar,” ujar Faisal, saat dihubungi papuadalamberita.com. via kontak WhatsAap, Kamis (24/09/2026).
Menurut Kepala UPBU Kelas III Siboru – Fakfak, yang akrab disapa Faisal, kondisi jarak pandang (visibility) di area bandara saat ini masih berada di kisaran 5 hingga 7 kilometer, yang tergolong sangat aman untuk aktivitas penerbangan.
”SOP untuk pesawat jenis Wings Air ATR 72-600 biasanya membutuhkan jarak pandang di atas 5 kilometer. Kalau untuk pesawat perintis yang lebih kecil seperti Smart atau Susi Air, jarak pandang 1 kilometer pun masih berani,” jelasnya.
Selain jarak pandang yang mendukung, tren kecepatan angin di kawasan bandara juga tercatat mulai mereda dibandingkan dua pekan sebelumnya. Saat ini rata-rata kecepatan angin berkisar 5 knot, turun signifikan dari sebelumnya yang sempat menembus 10 hingga 20 knot.
Meski demikian, pihak UPBU Siboru terus memantau perkembangan situasi secara berkala. Faisal memperingatkan bahwa jika intensitas asap meningkat dan tidak ditunjang oleh turunnya hujan, potensi gangguan penerbangan tetap ada.
”Kalau intensitas asap semakin padat dan titik jenuhnya mengganggu visibility, tentu lama-kelamaan akan berpengaruh. Kami terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan ruang udara demi memastikan keamanan serta keselamatan penerbangan,” pungkasnya.(Enrico)













