Papua Barat

Kata Gubernur Papua Barat, Pesan Presiden Pacu Ekonomi di Kuartal III-2020

93
×

Kata Gubernur Papua Barat, Pesan Presiden Pacu Ekonomi di Kuartal III-2020

Sebarkan artikel ini

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat ditemui wartawan seusai melakukan rapid tes nonantigen, Jumat (17/7/2020) di RSU Provinsi, Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: istimewa.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Presiden RI, Ir H Joko Widodo dihadapan gubernur meminta para gubernur untuk memacu perekonomian masing-masing daerah di kuartal III-2020, ini terungkap dalam pertemuan bersama gubernur se Indonesia di Istana Kepresiden Bogor, Rabu (15/7/2020) lalu.

Baca juga: Gubernur Papua Barat Pesan RSU Provinsi Harus Layani Warga yang Minta Dirapid Tes atau Swab

‘’Diberikan penegasan oleh Bapak Presiden tiga bulan ini (kuartal III-2020, red) dalam hal ini dibulan Juli, Agustus, September harus dipacu kerjanya  percepatan penyerapan APBD penggunaannya,’’ jelas Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat ditemui wartawan seusai melakukan rapid tes, Jumat (17/7/2020) di Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi, Manokwari Papua Barat siang.

Gubernur Papua Barat mengatakan, Ia telah melaporkan kepada Presiden bahwa perekonomian di Papua Barat berjalan lambat tetapi baik stabilitas,  ekonomi kita di Papua Barat baik, kemudian dalam penyerapan APBD baik di kementerian lembaga, lembaga tinggi negara, juga di provinsi, kabupaten kota di seluruh Indonesia,  kemarin presiden pegang daftar besar tinggal baca penyerapan APBD,  baik APBD secara keseluruhan,  baik yang direlokasi atau yang direvisi untuk kegiatan kesehatan penangana COVID-19 berkaitan juga dengan jaringan pengaman sosial, penguatan ekonomi,  sekretariatan.

‘’Kita (Papua Barat, red) baru capai 32%, kita bersyukur bahwa kita bukan paling kecil atau rendah, tetapi masih banyak provinsi di bawah kita, bahkan masih ada yang 17% penyerapan,’’ tambah Dominggus Mandacan.

Dominggus Mandacan melanjutkan, bahwa pada APBD 2020 belum ada yang melewati angka 40% , ada di antara 30 sampai dibawah 40,  kita di 32 % dalam sisi penerapan itu masih normal dalam situasi kita menghadap COVID-19 ini kita masih baik.

‘’Terutama untuk COVID 19 supaya presentasi bisa cepat naik, ini berkaitan dengan transfer kalau kita penyerapannya lambat persentase tidak mencapai target,  berarti tidak bisa ditransfer ke daerah begitu Itu yang menjadi perhatian kita di Papua Barat,’’ tambah Dominggus.

Sebagai salah satu provinsi terbaik dalam percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia, pesan prsiden kepada gubernur Papua Barat untuk terus bekerja.

‘’Jangan kita lengah,  artinya dengan menuju normal (adaptasi kebiasan baru, red) bapak presiden tegaskan bahwa tetap menjadi skala prioritas, dalam arti kita tidak boleh lengah, tetap kerja keras untuk menekan angka penanganan COVID-19, kita harus kerja maksimal sehingga tidak terkesan bahwa kita santai, kita harus serius dan itu yang beliau (presiden, red) tekan,’’ ungkap Dominggus.(tam)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!