PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Ketua Komisi II DPR Papua Barat, Ahmad Kuddus, mengatakan efisiensi anggaran sangat berpengaruh terhadap pembangunan di Papua Barat.
Ditegaskan Ahmad Kuddus kepada wartawan terkait aksi demonstrasi kontraktor orang asli Papua (OAP) yang menolak Inpres Nomor 1 tahun 2025 terkait efisiensi anggaran APBN dan APBD tahun 2025 yang di DPR pada Senin (24/2/2025).
“Kami di Jakarta sudah melakukan rapat terkait Inpres Nomor 1 Tahun 2025 memang berdampak pada percepatan pembangunan di Papua Barat. Ini adalah masalah yang harus kita cari solusinya secara bersama-sama,” ujar Ahmad Kuddus.
Kuddus juga menanggapi tuntutan para demonstran yang menginginkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menangani masalah ini. Ia menjelaskan bahwa Pansus tidak hanya melibatkan anggota DPR, tetapi juga BP3OKP serta perwakilan dari kelompok yang menggelar aksi.
“Kami menyambut baik tuntutan tersebut karena ini adalah masalah kita bersama. Sebagai perwakilan dari masyarakat, kami sudah membahasnya sebelumnya, namun masukan dari teman-teman yang berdemo hari ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi kami. Kami akan membicarakan lebih lanjut mengenai hal ini,” jelas Kuddus.
Lebih lanjut, Kuddus mengingatkan pentingnya kesetaraan pembangunan antar daerah di Indonesia, khususnya di Papua Barat dan Papua secara umum.
“Kami sepakat bahwa setiap daerah memiliki karakteristiknya sendiri. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya memastikan adanya pemerataan pembangunan antara Papua Barat dan daerah lainnya,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendampingi serta mengawal proses ini hingga menemukan solusi yang tepat bagi seluruh pihak.(rustam madubun)













