PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Suasana Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak berlangsung hangat, meriah, dan penuh keberkahan. Hadir mengisi tausiyah utama, penceramah kondang Ustadz K.H. Munawir Aseli, M.A., yang menyampaikan pesan keagamaan berbalut kehangatan dan humor khasnya di hadapan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang hadir.
Dalam tausiyahnya, KH Munawir Aseli menyoroti keistimewaan sejarah masuknya Islam di Tanah Papua yang bertepatan dengan momen kebangsaan dan keagamaan yang agung, yakni bulan Agustus dalam penanggalan Masehi dan bulan suci Ramadan dalam kalender Hijriah.
Dia juga secara khusus memuji tradisi keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Fakfak yang tercermin dalam filosofi adat “Satu Tungku Tiga Batu”, di mana nilai-nilai toleransi, kebersamaan, serta persaudaraan antara umat Islam, Kristen, dan kebiasaan adat setempat tetap terjaga erat.
”Islam mengajarkan toleransi. Di sini ada filosofi Satu Tungku Tiga Batu, saling menghormati, saling menyayangi, dan menjaga kebersamaan untuk membangun Kabupaten Fakfak,” ujar KH Munawir Aseli di sela-sela ceramahnya.
Acara tidak hanya dipenuhi petuah spiritual dan lantunan shalawat bersama grup hadroh, tetapi juga diwarnai interaksi hangat antara KH Munawir Aseli dengan para jemaah, anak-anak penghafal Al-Qur’an, hingga ibu-ibu majelis taklim melalui kuis dan pantun berhadiah.
Puncak kebahagiaan terjadi ketika dilakukan penyerahan tiket umroh gratis bagi 10 warga Fakfak. Salah satu penerima yang beruntung mendapatkan panggilan Allah SWT ke Tanah Suci tersebut adalah jurnalis Fakfak dari media online Spritrevolusi.id Sri Maryati yang akrab disapa Ayu serta Ketua NU Fakfak, Ustadz Mustagfirin, beserta beberapa perwakilan jemaah lainnya.
Isak tangis haru dan rasa syukur mewarnai momentum penyerahan tiket umroh tersebut. Para penerima tak mengira bahwa momen peringatan bersejarah ini menjadi jalan pembuka bagi mereka untuk dapat menunaikan ibadah umroh ke Makkah dan Madinah.
Jurnalis Spiritrevolusi.id, Sri Maryati, usai menerima tiket umroh gratis dengan mata yang berkaca – kaca mengungkapkan kegembiraannya, dia tak menyengka bisa mendapatkan tiket umrog gratis ke tanah suci.
Rangkaian peringatan 666 tahun Islam masuk di Tanah Papua ini ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran, kedamaian, serta kemajuan Kabupaten Fakfak dan seluruh masyarakat di Tanah Papua agar terus berada dalam naungan berkah Allah SWT.
Indormasi yang diperoleh media ini, tidak saja 10 orang yang menerima tiket umroh gratis pada siang tadi namun pada acara malam ini pada peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua akan diserahkan lagi 10 tiket umroh gratis sehingga total 20 tiket umroh gratis yang akan diberikan kepada warga Fakfak.
Khabarnya tiket umroh gratis yang diberikan pada peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua disponsori Presiden Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) K.H. Dr. M.Z. Fadzlan Garamatan.(Enrico)













