PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI– Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) menaruh perhatian serius pada pengembangan sektor wisata dengan memperkuat infrastruktur telekomunikasi.
Kepala Dinas Kominfo Papua Barat, Frans P. Istia, S.Sos., MM., mengatakan, pemasangan jaringan Telkomsel tidak hanya ditujukan untuk mendukung Kampung Wisata Kwau di Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari, tetapi juga mencakup kawasan lain di Pegunungan Arfak yang selama ini masuk kategori blank spot atau wilayah tanpa akses jaringan telekomunikasi.

“Untuk membuka akses ini, bukan hanya untuk kawasan wisata Kwau, tetapi juga untuk wilayah Pegunungan Arfak. Di sana cukup banyak titik blank spot, jadi kita juga mencoba untuk membuka akses telekomunikasi di kawasan-kawasan tersebut,” kata Frans kepada wartawan di Manokwari, Sabtu (27/9/2025).
Menurutnya, pada tahun 2025 Diskominfo Papua Barat sudah melakukan intervensi di beberapa Distrik di Pegunungan Arfak.
“Tahun ini kita membuka jaringan di Distrik Hingk dua titik, Distrik Membey satu titik, Distrik Minyambouw satu titik, dan Distrik Taige satu titik. Itu kerja sama kita dengan Telkomsel,” jelasnya.
Frans menambahkan, sebagian pemasangan BTS sudah mulai berjalan.
“Untuk tahun ini, kira-kira di akhir bulan sudah mulai dilakukan pemasangan. Yang sudah terpasang sekarang itu di satu titik di Distrik Hingk, masih kurang satu. Rencana hari Senin besok saya mau naik lagi bersama Telkomsel untuk pasang satu titik lagi di sana. Jadi sudah ada dua BTS yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pembangunan akses telekomunikasi ini sangat penting untuk mendukung pariwisata dan kesejahteraan masyarakat di daerah pegunungan.
“Dengan adanya jaringan internet, masyarakat lebih mudah berkomunikasi, promosi wisata bisa berjalan lebih baik, dan kunjungan wisatawan ke Arfak semakin terbantu,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat menjadikan telekomunikasi sebagai sarana pendukung utama dalam mengembangkan sektor pariwisata, sekaligus membuka keterisolasian wilayah blank spot di pegunungan.(rustam madubun)













