Papua Barat

Kota Tampak Bersih Kalau Ada Kerja Bakti ASN

297
×

Kota Tampak Bersih Kalau Ada Kerja Bakti ASN

Sebarkan artikel ini
ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat membersihkan sampah plastik dan memotong rumput di sepanjang Jalan Esau Sesa, Manokwari, Senin (3/11/2025). Kegiatan kerja bakti ini dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan kota menjelang peringatan hari ulang tahun Kota Manokwaari dan Kunjungan Wakil Presiden RI ke Manokwari. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI-Udara pagi di Jalan Esau Sesa hingga Trikora Yos Sudarso terasa lebih segar dari biasanya.

Rumput di tepi jalan tampak rapi, emper-emper toko bersih tanpa tumpukan sampah plastik atau botol minuman ringan bekas.

Kota Manokwari hari itu seakan bernafas lega.

Pemandangan seperti ini tidak selalu terlihat setiap hari. Biasanya, kondisi bersih dan rapi baru muncul ketika ada kerja bakti aparat sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua Barat. Momen seperti itu kerap digelar menjelang hari ulang tahun provinsi atau pada hari-hari besar nasional.

“Kalau sudah ada kerja bakti ASN, kota langsung kinclong,” ujar seorang pedagang di kawasan Sanggeng sambil tersenyum. “Tapi kalau tidak, sampah mulai menumpuk lagi di pojok-pojok toko.”

Pantauan Papuadalamberita.com menunjukkan hal yang sama.

Di hari-hari biasa, terutama saat tidak ada kegiatan kerja bakti, Manokwari sering tampak semrawut. Plastik, kardus, dan sisa makanan berserakan di sekitar area pertokoan dan perkantoran.

Lalu sampai kapan wajah kota ini bisa tetap bersih setiap hari, bukan hanya ketika ASN turun ke jalan?

Jawabannya sebenarnya sederhana: kesadaran bersama.

Jika setiap warga, pelaku usaha, dan pegawai kantor mau membersihkan halaman tempat kerja atau tokonya setiap pagi, tanpa menunggu imbauan atau kegiatan kerja bakti, maka wajah kota akan selalu enak dipandang.

ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat membersihkan sampah plastik dan memotong rumput di sepanjang Jalan Esau Sesa, Manokwari, Senin (3/11/2025). Kegiatan kerja bakti ini dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan kota menjelang peringatan hari ulang tahun Kota Manokwaari dan Kunjungan Wakil Presiden RI ke Manokwari. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

Pemerintah Kabupaten Manokwari juga diharapkan lebih tegas dalam menegakkan aturan kebersihan.

Harus ada peraturan yang mewajibkan setiap kantor, toko, dan tempat usaha menjaga kebersihan lingkungannya.

Bukan sekadar imbauan, tapi dengan pengawasan rutin dan sanksi bagi yang abai.

Tanpa ketegasan seperti itu, jangan berharap Manokwari akan benar-benar bersih.

“Kalau tidak ada aturan tegas, sampai ayam tumbuh gigi pun kota ini akan tetap tampak tak terurus,” ujar seorang warga yang sedang menyapu depan tokonya.

Kebersihan kota bukan hanya soal estetika, tapi juga cermin kedisiplinan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

Manokwari bisa bersih setiap hari,. jika kesadaran itu tumbuh dari hati, bukan hanya karena kerja bakti ASN.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *