PAPUADALAMBERITA.COM-MANOKWARI Pemerintah – Provinsi Papua Barat resmi melaunching Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi Orang Asli Papua (OAP) dalam acara yang digelar di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (21/11/2025).
Program yang merupakan bagian dari transformasi digital Kemendagri ini diharapkan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan di seluruh wilayah Papua Barat.
Baca juga: Gubernur Papua Barat: Otsus Harus Hadirkan Manfaat Nyata Bagi Rakyat
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa IKD menjadi langkah penting untuk modernisasi layanan publik. Dengan identitas digital, masyarakat tidak perlu lagi membawa dokumen fisik karena seluruh data telah tersimpan melalui perangkat seluler.
IKD menawarkan beberapa manfaat strategis, seperti kemudahan akses layanan publik, peningkatan keamanan data kependudukan, validasi identitas yang lebih cepat, mengurangi risiko kehilangan KTP fisik, serta mendukung transformasi administrasi pemerintahan.
Gubernur menegaskan bahwa IKD menjadi sangat relevan mengingat kondisi geografis Papua Barat yang luas dan beragam, mencakup pesisir, pedalaman, dan kepulauan. Kehadiran IKD diharapkan mampu mengatasi hambatan jarak dan membuat pelayanan lebih merata.
Tiga Penekanan Gubernur untuk Sukses IKD
- Inklusivitas
Pemerintah kabupaten wajib memberikan pendampingan kepada masyarakat di pedalaman, kepulauan, dan komunitas adat.
“Jangan ada satu pun warga Papua Barat yang tertinggal,” tegasnya.
- Keamanan Data
Dinas Dukcapil harus memastikan perlindungan data pribadi menjadi prioritas utama.
- Kolaborasi Lintas Sektor
Dunia usaha, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, perbankan, dan rumah sakit harus terhubung dengan sistem IKD.
Selain itu, Gubernur memerintahkan percepatan perekaman KTP-el dengan langkah konkret, seperti memperkuat koordinasi dan anggaran, layanan jemput bola ke kampung-kampung, memastikan ketersediaan peralatan, serta memprioritaskan pendataan pemilih pemula, lansia, penyandang disabilitas, dan warga 3T.
“Perekaman e-KTP adalah fondasi penting dalam perencanaan pembangunan, layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga persiapan pemilu dan pilkada,” tegas Gubernur.
Launching IKD OAP ini menandai dimulainya era baru administrasi kependudukan di Papua Barat yang lebih cepat, efisien, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.(rustam madubn)













