Papua Barat

Lewat Workshop AI Dipsarduta Unpad, UMKM Bomberay-Tomage Hasilkan Identitas Visual dan Foto Produk

137
×

Lewat Workshop AI Dipsarduta Unpad, UMKM Bomberay-Tomage Hasilkan Identitas Visual dan Foto Produk

Sebarkan artikel ini
Fakfak
Tim Ekspedisi Patriot 4 Universitas Padjadjaran (Unpad) atau Tim Dipsarduta menggelar workshop pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku usaha di Kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage, Fakfak. Minggu (04/10/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Tim Ekspedisi Patriot 4 Universitas Padjadjaran (Unpad) atau Tim Dipsarduta menggelar workshop pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku usaha di Kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Workshop ini bertajuk “Pengenalan DIPSARDUTA kepada Pelaku UMKM sebagai Alat Bantu UMKM Naik Kelas”, kegiatan ini berlangsung di Homestay Raihan, Kampung Onim Jaya, Distrik Bomberay, Sabtu (3/10/2026).

Workshop yang diikuti oleh 25 pelaku UMKM tersebut tidak sekadar memberikan pemahaman teori, tetapi juga langsung menghasilkan produk branding dan promosi usaha yang siap pakai.

Sebelum memasuki sesi praktik, peserta terlebih dahulu dibekali materi dasar mengenai AI, etika penggunaannya, serta cara menyusun petunjuk (prompt) secara efektif. Peserta kemudian diarahkan untuk mengolah informasi dasar usaha mereka guna menyusun deskripsi bisnis dan mengidentifikasi target pasar.

Selain itu, para peserta dikenalkan dengan platform Dipsarduta.id. Mereka diajak membuat akun dan mengeksplorasi berbagai fitur pendukung pengembangan UMKM secara langsung melalui perangkat masing-masing.

Dari rangkaian praktik yang diselenggarakan, peserta berhasil memproduksi tiga luaran (output) utama:

  • Logo Usaha Berbasis AI: Peserta memasukkan karakter usaha, pilihan warna, dan simbol khas ke dalam platform AI Generate untuk merancang logo visual secara mandiri.
  • Tagline dan Jargon Promosi: Dengan bantuan AI, peserta mengolah pesan inti usahanya menjadi kalimat singkat yang komunikatif dan mudah diingat oleh calon pembeli.
  • Foto Produk Berkualitas: Peserta mempraktikkan teknik fotografi dasar untuk memproduksi tiga foto produk yang layak digunakan sebagai materi promosi.

Kepala Distrik Bomberay, Mohamad Heremba, S.AP., yang membuka acara tersebut, menekankan pentingnya penguasaan perangkat digital bagi para pelaku usaha lokal.

“Pelaku usaha di zaman sekarang harus bisa mengakses semua fitur di ponsel pintar. Tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga harus bisa memanfaatkan dan menghasilkan informasi yang mendukung kegiatan bisnis,” ujar Mohamad Heremba.

Apresiasi juga disampaikan oleh Penggerak UMKM Bomberay-Tomage, Sitiyaroh, S.E., M.M. Ia menilai materi yang disampaikan sangat interaktif, mudah dipahami, serta menumbuhkan rasa percaya diri peserta.

“Alhamdulillah, hari ini sangat berkesan dan pembawaannya seru sekali. Pelaku usaha jadi belajar berbicara, berani memasarkan produknya, dan tahu bahwa AI dapat membantu usaha mereka jadi lebih menarik,” tutur Sitiyaroh.

Melalui kegiatan ini, Tim Dipsarduta berharap pengenalan teknologi AI dan platform digital dapat memberikan dampak praktis serta berkelanjutan bagi pelaku UMKM di Bomberay-Tomage dalam memperkuat identitas bisnis mereka.(rls)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *