Papua Barat

Masuki Hari Ketiga, BPBD Fakfak, TNI dan Polsek Bomberay Berjihad Padamkan Karhutla di Distrik Tomage

350
×

Masuki Hari Ketiga, BPBD Fakfak, TNI dan Polsek Bomberay Berjihad Padamkan Karhutla di Distrik Tomage

Sebarkan artikel ini
BPBD Fakfak
Petugas BPBD Fakfak Berupaya Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Distrik Tomage. Rabu (22/07/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

 

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menerjang kawasan Distrik Tomage sejak tanggal 20 Juli 2026  lalu. Memasuki hari ketiga penanganan, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak, bersama Anggota TNI Yonif TP 808/MM dan Polsek Bomberay terus bersiaga di lokasi guna memadamkan kobaran api yang terus berpindah tempat.

​Plt Kepala BPBD Kabupaten Fakfak Kery W Nafisah, S.STP., M.Si, ketika berada di lokasi Karhuta Distrik Tomgae, saat dihubungi via kontak aplikasi WhatsAap menjelaskan bahwa titik api pertama kali terdeteksi di area SP7 Distrik Tomage, sebelum akhirnya merembet ke titik-titik lain seperti SP2 dan SP6. Pergerakan angin dan kondisi vegetasi yang kering membuat titik api sempat melompati ruas jalan utama.

​”Sebelumnya api berada di sebelah kanan jalan, namun siang ini kobaran api berpindah ke sebelah kiri jalan besar arah barat. Petugas yang selesai memadamkan satu titik mendapati api kembali naik di area yang baru,” ungkap pihak BPBD Fakfak saat dikonfirmasi, Rabu (22/07/2026).

Kebakaran Hutan dan Lahan Yang Terjadi di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak – Papua Narat. Rabu (22/07/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Menurut analisis BPBD Fakfak, memicu tingginya potensi karhutla di wilayah tersebut lantaran siklus cuaca panas ekstrem atau kemarau yang kerap terjadi setiap pertengahan tahun, yakni antara bulan Juni hingga September.

​Mengenai dugaan penyebab pasti, pihak BPBD menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemadaman teknis di lapangan. Faktor utama yang mempercepat penyebaran api secara masif adalah kondisi cuaca yang sangat terik dan angin kencang.

​Untuk mengatasi kebakaran yang kian meluas, BPBD Fakfak menurunkan 1 regu yang terdiri dari 15 personel siaga penuh di lapangan. Pasukan pemadam disokong oleh sejumlah armada operasional, di antaranya: ​2 Unit Mobil Tangki Air, ​1 Unit Mobil Komando, ​2 Unit Kendaraan Operasional Roda Dua dan dibantu armada mobil tangki milik TNI.

​Selain fokus pada upaya pemadaman fisik, petugas BPBD yang bertugas di lapangan turut memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat setempat. Warga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dalam kondisi menyala, serta dilarang keras membuka lahan pertanian baru dengan cara membakar hutan.

​Hingga berita ini diturunkan, seluruh tim BPBD Fakfak masih disiagakan penuh di posko lapangan yang ada di Distrik Tomage, untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. (Enrico)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *