Papua Barat

Merah Putih: Harmoni Pemimpin, Semangat Papua Barat Maju

537
×

Merah Putih: Harmoni Pemimpin, Semangat Papua Barat Maju

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si bersama istri Ny. Julia Kiriwenno, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH., M.Si bersama istri Ny. Lani Lakotani, berpose bersama seusai upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Gubernur Papua Barat, Ahad (17/8/2025).FOTO: Dokumentasi Wagub

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Merah putih bukan sekadar warna bendera, melainkan simbol kebersamaan, kehormatan, dan semangat juang yang menyatukan bangsa.

Filosofi itu tampak jelas dalam kebersamaan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, dan Wakil Gubernur, Mohamad Lakotani, SH., M.Si, bersama istri masing-masing pada peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ahad (17/8/2025) di Pendopo Kantor Gubernur Papua Barat Jalan Brigjen TNI AO Atururi, Arfai Manokwari.

Dua pemimpin Papua Barat itu tampil gagah dalam Pakaian Dinas Upacara (PDU) serba putih, mulai dari sepatu, celana, hingga baju putih dengan lambang garuda di dada serta topi pet di kepala.

Busana itu bukan sekadar seragam, tetapi penanda kewibawaan seorang kepala daerah yang memikul amanah rakyat.

Harmoni semakin nyata saat keduanya berdiri bersama istri. Ny Juliana Ma ndacan/Kiriwenno, S.Sos. , istri Gubernur, dan Ny. Lani Lakotani, istri Wakil Gubernur, tampak anggun dalam kebaya merah darah dipadu sarung batik bermotif merah.

 

Kontras merah dan putih dari dua pasangan pemimpin daerah itu menghadirkan pemandangan elok—melambangkan sakralnya warna merah putih sebagai dasar bendera bangsa.

Momentum peringatan tahun ini terasa istimewa. Dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara tersebut menjadi yang pertama setelah Gubernur dan Wakil Gubernur kembali dipercaya rakyat memimpin Papua Barat untuk periode kedua.

Dalam kepemimpinan mereka, merah putih bukan hanya berkibar di tiang bendera, tetapi hidup dalam visi dan misi pembangunan Papua Barat.

Dengan visi “Mempersatukan dengan Kasih, Menuju Papua Barat yang Aman, Sejahtera dan Bermartabat,” keduanya meneguhkan komitmen untuk:

Menciptakan aparatur yang bersih dan berwibawa.

Mengelola lingkungan dan sumber daya alam secara berkeadilan dan berkelanjutan.

Meningkatkan kualitas pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan.

Memperkuat kapasitas infrastruktur dasar.

Meningkatkan daya saing dan iklim investasi daerah.

Membangun sektor perikanan dan kepariwisataan yang berdaya saing.

Mengembangkan pertanian yang mandiri dan berdaulat.

Memperkuat pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.

Meneguhkan kerukunan umat beragama.

Wakil Gubernur setia mendampingi Gubernur yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Keduanya hadir bukan hanya sebagai simbol kekuasaan, melainkan cerminan harmoni dan persatuan, bahwa kepemimpinan Papua Barat berdiri di atas semangat merah putih untuk membangun daerah lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.

Merah putih dalam balutan busana mereka seakan berbicara: inilah warna perjuangan, inilah lambang persatuan, inilah Papua Barat yang siap melangkah bersama Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *