Papua Barat

Momentum Isra Mi’raj, Danrem 182/JO: Teladani Akhlak Rasulullah SAW

233
×

Momentum Isra Mi’raj, Danrem 182/JO: Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Sebarkan artikel ini
Korem 182/JO
Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han Bersama Kasrem 182/JO, Letkol Inf Eko Handono, Menghadiri Peringatan Isra Mi’raj. Jumat (23/01/2026). FOTO : PENREM 182/JO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., mengajak seluruh prajuritnya untuk menjadikan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas negara.

Pesan ini disampaikan Danrem Kolonel Inf Irwan Budiana, dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ikhlas Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Fakfak, Jumat (23/01/2026).

​Peringatan tahun ini mengusung tema strategis, “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Guna Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Menuju Indonesia Maju”.

​Dihadapan  personil Korem 82/JO, Kolonel Irwan Budiana menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat keimanan.Dia menekankan empat sifat utama Rasulullah yang wajib diintegrasikan ke dalam jati diri prajurit, ​Shiddiq (Jujur), ​Amanah (Dapat Dipercaya), ​Tabligh (Menyampaikan Kebenaran) dan ​Fathonah (Cerdas), yang harus dijadikan teladan dalam kehidupan prajurit.

Isra Mi’raj di Masjid Al Ikhlas Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Fakfak – Papua Barat. Jumat (23/01/2026). FOTO : PENREM 182/JO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​”Jika keempat sifat ini tertanam kuat dalam diri prajurit dan keluarga besar Korem 182/JO, maka akan lahir karakter Patriot Pembela Rakyat yang berakhlak mulia, profesional, dan bertanggung jawab di setiap medan tugas,” tegas Danrem.

​Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa inti dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah salat lima waktu. Ia mengajak prajurit untuk menjadikan salat sebagai sarana membentuk akhlakul karimah dan disiplin diri, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan yang kian dekat.

Peringatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan shalawat Nabi Muhammad SAW. Tausiah disampaikan oleh Ustad Drs. H Jumroni, M.M,

Ustadz Drs. H. Jumroni, M.M., dalam tausiahnya memaparkan bahwa salat adalah tiang agama yang berkorelasi langsung dengan kualitas kepemimpinan. Jumroni, mengingatkan bahwa setiap tanggung jawab yang diemban prajurit akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT.

​Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan salawat ini turut dihadiri oleh ​Kasrem 182/JO, Letkol Inf Eko Handono. ​Para Perwira, Bintara, dan Tamtama Korem 182/JO, ​Pengurus dan anggota Persit KCK Koorcabrem 182.

​Rangkaian peringatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta harapan agar seluruh keluarga besar Korem 182/JO senantiasa diberikan kekuatan dalam meneladani Rasulullah SAW demi mewujudkan Indonesia Maju.(rls Penrem 182/JO)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *