fbpx
Kapolres Teluk Wondama AKBP Danang Sarifudin, SIK didampinggi para Kasat dan Kapolsek pada acara konferensi pers akhir tahun 2019 Polres Teluk Wondama, Selasa (31/12/2019).... Naiknya Kejahatan di Wondama karena Lingkungan dan Minuman Keras

Kapolres Teluk Wondama AKBP Danang Sarifudin, SIK didampinggi para Kasat dan Kapolsek pada acara konferensi pers akhir tahun 2019 Polres Teluk Wondama, Selasa (31/12/2019). FOTO: HUMAS POLRES WONDAMA/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. WONDAMA – Penyebab naiknya tindak pidana kriminal di wilayah hukum Polres Teluk Wondama pada tahun 2019 karena aspek lingkungan, ekonomi, kurangnya kesadaran tentang hukum, kurangnya pengawasan dari orang tua dan konsumsi minuman keras.

‘’Aspek kegiatan sosial, karena kurangnya sosialisasi tentang hukum, kurangnya kegiatan patrol, dan ini pada tahun 2020 akan terus ditingkat giat patrolinya,’’ jelas Kapolres Teluk Wondama AKBP Danang Sarifudin, SIK pada acara konferensi pers akhir tahun 2019 Polres Teluk Wondama, Selasa (31/12/2019).

Kapolres juga menjelaskan trend data kasus tindak pidana periode tahun 2018 – 2019 yang terjadi di Wondama yaiti, perzinahan pada tahun 2018 tiga kasus, tahun 2019 satu kasus ini terjadi penurunan 66%. Pencurian biasa pada tahun 2018 satu kasus, tahun 2019 lima kasus,  naik 100 %.

‘’Pencurian dengan pemberatan pada tahun 2018 ada tiga kasus, 2019 17 kasus naik 100 %, pengerusakan pada tahun 2018 dua kasus, tahun 2019 terjadi 2 kasus, tindak pidana Korupsi pada tahun 2018 terjadi satu kasus, pada tahun 2019 juga terjadi satu kasus, kasus penipuan pada 2018 terjadi empat kasus, pada tahun 2019 terjadi 17 kasus naik 100 %,’’ jelas Kapolres.

Percobaan pemerkosaan tahun 2018 dua kasus, 2019 0 kasus turun 100 %, pengeroyokan tahun 2018 lima kasus, tahun 2019 tiga kasus turun 40 %, pencemaran nama baik pada tahun 2018 satu kasus, tahun 2019 lima kasus naik 100 %, pengancaman 2018 tiga kasus, 2019 dua kasus turun 10 %, penganiayaan 2018 0 kasus, 2019 11 kasus naik 100 %.

Kekerasan dalam rumah tangga pada tahun 2018 terjadi satu kasus, 2019 dua kasus naik 100%, penggelapan pada 2018 Satu kasus, 2019 Satu kasus tetap, penyerobotan tanah 2018 0 kasus, 2019 satu kasus naik 100%, perbuatan tidak menyenangkan 2018 3 kasus, 2019 4 kasus naik 100%, Pemalsuan surat 2018 0 kasus, 2019 1 kasus naik 100%, perlindungan anak 2018 3 kasus, 2019 4 kasus naik 10%, ITE 2018 1 kasus, 2019 3 kasus naik 100%.

Untuk tindak pidana Pemilu 2018 0 kasus, 2019 satu kasus naik 100%, Ilegal fishing 2018 0 kasus, 2019 1 kasus naik 100%, kecelakaan kerja kerja 2018 0 kasus, 2019 1 kasus naik 100%, tindak pidana narkotika pada tahun 2018 lima kasus, 2019 tiga kasus turun 40%, tindak pidana Pangan ( kasus minuman lokal ) 2018 0 kasus, 2019 4 kasus naik 100%.

Menurut Kapolres Wondama untuk trend data kecelakaan lalulintas periode 2018 – 2019, Jumlah kecelakaan pada tahun 2018 16 kasus, 2019 27 kasus naik 69 %, luka ringan  pada tahun 2018 10 kasus, 2019 42 kasus naik 100 %,  luka berat 2018 sembilan kasus, tahun 2019 11 kasus naik 22%.

‘’Kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia pada 2018 delapan kasus, tahun 2019 tuju kasus turun 12%/. Kerugian materiil pada tahun 2018 RP294.000.000, sedangkan tahun 2019 RP 193.000.000 turun 34%,’’ tambah Kapolres.

Pelanggaran dan teguran pada tahun 2018 386, tahun 2019 392 naik 1,5%, pelanggaran yang ditilang pada tahun 2018 546, tahun 2019 255 turun 53%.

‘’FaktorFaktor penyebab terjadinya Laka lantas jalan tikungan tajam, kurangnya penerangan jalan faktor kendaraan rem tidak berfungsi, lampu depan tidak berfungsi, Faktor pengemudi kurang hati – hati, lelah, tidak tertib, pengaruh obat, pengaruh alkohol, batas kecepatan serta kurangnya pemahaman tentang tertib berlalu lintas. Adapun langkah kepolisian untuk mengurangi angka kecelakaan berupa, sosialisasi tentang lalu lintas, melaksanakan giat razia kendaraan, urai Kapolres.

Kasus menonjol 2019 Ilegal fishing dengan menggunakan bahan peledak. narkotika diamankan narkoba jenis ganja seberat 1.710,47 kg.

Data hasil kegiatan penertiban miras tahun 2019 : Vodka 107 botol, Bir kaleng kecil 96 kaleng, Bir kaleng besar 29 kaleng, Bir botol kecil 77 botol, Bir botol besar 3 botol, Anggur merah 39 botol, Whisky Robinson 4 botol, CT 205 liter, CT botol Aqua sedang 25 botol.

Hadir dalam acara konferensi pers yakni, Kapolres Teluk Wondama, AKBP Danang Sarifudin, S. IK, Kabag Sumda, Kabag Ops, Kasat Polair, Kasat Binmas, Kasat Intelkam,  Kasat Lantas, Kapolsek Wasior.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!