PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI–Tim SAR gabungan bersama nelayan setempat berhasil menyelamatkan seorang nelayan yang terombang-ambing selama sekitar 15 jam akibat perahu mati mesin di perairan antara Manokwari dan Oransbari, Papua Barat.
Kantor SAR Manokwari menutup Operasi SAR hari kedua pada Jumat pukul 15.00 WIT setelah korban ditemukan dalam kondisi selamat di sekitar perairan Pulau Mansinam.
Korban diketahui bernama Mika Wanma (33) yang berlayar pada Rabu (18/3) sekitar pukul 20.00 WIT. Di tengah perjalanan, mesin perahunya mengalami gangguan di belakang perairan Pulau Mansinam sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan maupun kembali ke daratan.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke Kantor SAR Manokwari pada Kamis (19/3) pukul 15.35 WIT oleh Jhon Wanma melalui sambungan telepon. Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0°59’13.35″S – 134°18’10.85″T atau sekitar 16,52 mil laut dari Kantor SAR Manokwari dengan waktu tempuh sekitar 90 menit.
Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat sebelum kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Kantor SAR Manokwari menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan tersebut.
Saat ini korban telah kembali ke kediamannya di Pasirido, Distrik Manokwari Timur, dan dilaporkan dalam kondisi sehat.(rls)













