Papua Barat

Operasi SAR di Air Terjun Memti Ditutup, Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Belum Ditemukan

970
×

Operasi SAR di Air Terjun Memti Ditutup, Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan menandatangani berita acara penutupan Operasi SAR pencarian Presenter TVRI Papua Barat, Suriyanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway, setelah tujuh hari operasi pencarian di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Jumat (24/7/2026). FOTO: HUMAS SAR MANOKWARI

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Operasi pencarian terhadap Presenter TVRI Papua Barat, Suriyanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway (32), yang dilaporkan hanyut di Sungai Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, resmi dihentikan pada Jumat (24/7) setelah berlangsung selama tujuh hari.

Hingga operasi berakhir, Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari menyatakan penghentian operasi dilakukan setelah seluruh tahapan pencarian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dilaksanakan, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Yanto dilaporkan hanyut pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIT saat bersama dua rekannya menyeberangi aliran Sungai Air Terjun Memti.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terpeleset sebelum terseret arus sungai yang deras. Kedua rekannya sempat melakukan pencarian secara mandiri selama beberapa jam, tetapi tidak membuahkan hasil sehingga peristiwa tersebut dilaporkan ke Kantor SAR Manokwari.

Pada hari ketujuh operasi, Tim SAR Gabungan memulai kegiatan dengan briefing pukul 07.30 WIT sebelum bergerak menuju lokasi pencarian.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIT dan kembali melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.

Pencarian difokuskan pada celah-celah batu besar di sepanjang aliran sungai sejauh sekitar 1,6 kilometer.

Tim juga melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal dalam radius satu hingga dua kilometer dari lokasi kejadian serta menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas di kampung-kampung sepanjang aliran sungai.

Meski seluruh metode pencarian telah dioptimalkan, hingga pukul 17.50 WIT korban tetap belum ditemukan.

Selanjutnya, pada pukul 18.15 WIT dilaksanakan evaluasi bersama yang diikuti Tim SAR Gabungan, unsur potensi SAR, serta pihak keluarga korban.

Hasil evaluasi menyimpulkan seluruh prosedur pencarian telah dilaksanakan sesuai SOP selama tujuh hari, namun tidak ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, seluruh pihak menyepakati Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup dengan status korban masih hilang.

Kendati demikian, Basarnas menegaskan operasi dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan informasi atau tanda-tanda yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai keberadaan korban.

Operasi pencarian melibatkan personel Kantor SAR Manokwari, Polda Papua Barat beserta Unit K9, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, awak TVRI, serta masyarakat setempat.

Pencarian didukung berbagai peralatan, mulai dari kendaraan operasional, ambulans, drone thermal, sepeda motor trail, peralatan komunikasi, perlengkapan SAR air, peralatan mountaineering, hingga perlengkapan evakuasi.

Selama operasi berlangsung, tim menghadapi berbagai kendala di lapangan, antara lain cuaca pegunungan yang cepat berubah, kabut tebal di jalur menuju lokasi, suhu dingin, arus sungai yang sangat deras, serta bebatuan besar dan licin yang menyulitkan proses penyisiran.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, masyarakat, awak TVRI, dan keluarga korban atas kerja sama selama operasi pencarian berlangsung.

Seluruh personel yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing setelah operasi resmi ditutup.( hms/405/rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *