PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian K. Tehuteru
memimpin langsung kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) di Batalyon Infanteri (Yonif) TP 808/MM yang bertempat di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (03/06/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam XVIII/Kasuari memberikan pengarahan mendalam sekaligus motivasi kepada seluruh prajurit.
Mayjen TNI Christian K. Tehuteru menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berbagai capaian dan kreativitas yang telah ditunjukkan oleh satuan baru ini, meskipun kondisi fasilitas perkantoran dan pangkalan belum sepenuhnya selesai dibangun.
”Kalian adalah generasi awal yang berperan membangun satuan ini. Apa yang kalian lakukan hari ini akan menjadi fondasi dan tradisi bagi adik-adik yang akan datang di kemudian hari,” tegas Pangdam di hadapan para prajurit Yonif TP 808/MM.
Dia mengingatkan bahwa ke depan, seiring berkembangnya organisasi, tantangan tugas operasi yang diberikan oleh pimpinan akan semakin besar.
Oleh karena itu, kemampuan dasar keprajuritan, khususnya kemampuan menembak dan penguasaan karakteristik senjata, harus benar-benar dikuasai secara matang dan bukan sekadar formalitas.
Pembinaan fisik rutin juga wajib dijaga agar kesehatan serta kemampuan tempur tetap prima.
Selain kesiapan tempur, Pangdam juga memuji kemampuan pendukung yang dikembangkan oleh Yonif TP 808/MM di berbagai bidang non-tempur.
Di sela-sela kunjungan, Mayjen TNI Christian K. Tehuteru menyempatkan diri melakukan peninjauan langsung ke lahan pertanian, area peternakan, serta melakukan penebaran benih ikan.
Prajurit Yonif TP 808/MM Sambut Pangdam Kasuari Mayjen TNI Christian K. Tehuteru. Rabu (03/06/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Yonif TP 808/MM dalam mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan satuan melalui optimalisasi potensi wilayah yang dimiliki.
Pangdam berpesan agar seluruh sarana dan peralatan yang ada terus dipelajari dan dioperasikan dengan baik di bawah bimbingan para perwira dan senior.
Terkait masalah disiplin menjadi salah satu poin penting yang ditekankan oleh Pangdam XVIII/Kasuari.
Pangdam Kasuari, meminta Prajurit menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama baik korps.
”Nama baik satuan dibangun oleh seluruh prajurit yang ada di dalamnya. Jika ada satu orang melakukan pelanggaran, maka bukan hanya dirinya yang tercoreng, tetapi juga nama satuan. Bangun kebersamaan sebagai sebuah keluarga besar,” tutur Pangdam.
Untuk mengatasi kejenuhan selama masa penugasan, prajurit diimbau mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, berkreasi, belajar, serta memperkuat ibadah, pintanya.
Terkait keterbatasan fasilitas tempat tinggal keluarga saat ini, Pangdam menyarankan agar prajurit memanfaatkan teknologi telepon maupun video call secara bijak guna menjaga komunikasi dengan keluarga tercinta, haral Jenderal TNI Bintang 2 berdarah Maluku itu.
Mayjen TNI Christian K. Tehuteru, juga membeberkan informasi penting mengenai rencana penyesuaian organisasi di wilayah Papua ke depan.
Nantinya kata Dia, personel di wilayah Papua Barat akan berada di bawah naungan Brigif 84, sedangkan personel di wilayah Papua Barat Daya berada di bawah Brigif 38 yang berkedudukan di Sorong.
Meski akan ada transisi organisasi, Pangdam berharap hal tersebut tidak melonggarkan semangat, disiplin, dan loyalitas para prajurit untuk terus mengabdi dan menjadikan Yonif TP 808/MM sebagai satuan yang berprestasi dan membanggakan.
Kunker di Yonif TP 808/Mbaham.Matta, Pangdam XVIII/Kasuari didampingi Irdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Tri Saktiono, Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana,S.E.,M.M.,M.HAN dan beberapa perwira dari Kodam Kasuari dan Korem 182/JO.(rls)













