Papua Barat

Panitia Minta Pesparawi XIV Dibuka Presiden

362
×

Panitia Minta Pesparawi XIV Dibuka Presiden

Sebarkan artikel ini
Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere yang ditemui wartawan di Kantor di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (19/1/2026). FOTO: JANU.PINFUNPAPUA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 meminta agar acara pembukaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari dapat dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Drs. H. Ali Baham Temongmere, MTP, selaku Ketua Harian Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV, dalam wawancara dengan wartawan, Senin (19/1/2026), di Kantor Gubernur Papua Barat.

Baca juga: Ini Pesan Gubernur Papua Barat Saat Terima Panitia Pesparawi Nasional XIV

Sekda menjelaskan, pada Rabu, 14 Januari 2026, panitia bersama pengurus Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat telah melaporkan berbagai kesiapan kepada Gubernur Papua Barat.

Struktur kepanitiaan antara lain Ketua Umum dijabat Sekda Papua Barat, Wakil Ketua I Asisten III Setda Papua Barat Okto Parorongan, Wakil Ketua II Hadiat Ulu, Bendahara Umum Agus Nurodi, serta unsur kepanitiaan lainnya.

“Dalam laporan tersebut, kami juga menyampaikan hasil pertemuan dengan Kementerian Agama, termasuk rencana pelaksanaan pembukaan Pesparawi Nasional XIV yang dijadwalkan pada 20 Juni 2026 di Lapangan Borarsi, Manokwari,” ujar Ali Baham.

Menurutnya, sebelum pembukaan resmi, panitia akan menggelar uji coba kegiatan pada 18 Juni 2026 di lokasi yang sama.

Pesparawi Nasional XIV diperkirakan akan melibatkan peserta dalam jumlah besar.

“Data sementara, peserta yang akan hadir lebih dari 8.000 orang, dan itu belum termasuk pendamping maupun masyarakat yang datang menyaksikan,” katanya.

Ali Baham mengungkapkan, dalam laporan kepada Gubernur Papua Barat, disampaikan pula bahwa Menteri Agama menyetujui dan mendukung kehadiran Presiden RI pada acara pembukaan.

Oleh karena itu, Menteri Agama meminta agar Gubernur Papua Barat menyurat secara resmi melalui Kementerian Agama untuk diteruskan kepada Presiden.

Terkait akomodasi dan transportasi, panitia telah menyiapkan sejumlah langkah.

Untuk tamu VVIP, panitia menyiapkan Hotel Aston dan Swiss-Belhotel, sementara hotel-hotel lainnya siap menampung para peserta.

“Selain hotel, kami juga akan menyurat ke PT Pelni agar kapal bisa dimanfaatkan sebagai tempat bermalam bagi peserta, sebagaimana pengalaman pada perayaan 100 tahun di Wondama,” jelasnya.

Di sektor transportasi udara, panitia akan meminta penambahan penerbangan, termasuk dukungan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara untuk mengangkut peserta.

“Semua surat permohonan ke Pelni dan maskapai penerbangan sedang kami persiapkan.

Selain itu, rumah-rumah warga yang layak secara personal juga siap dimanfaatkan,” tambahnya.

Ali Baham menegaskan, panitia terus bekerja agar penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV berjalan sukses, baik dari sisi pelaksanaan maupun prestasi.

“Kami ingin semua yang datang ke Manokwari merasa senang selama di sini, dan pulang juga membawa kesan yang baik,” tegasnya.

Ia berharap dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam pelaksanaan nanti, setiap OPD akan ditugaskan sebagai LO (Liaison Officer/Petugas Penghubung) untuk satu provinsi peserta.

“Satu OPD menjadi LO untuk satu daerah atau satu provinsi. Jika ada kendala seperti air, listrik, transportasi, dan lain-lain, bisa segera dikoordinasikan,” katanya.

Ke depan, panitia juga akan menggelar rapat bersama seluruh OPD yang akan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat, guna memantapkan seluruh persiapan menjelang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *