Papua Barat

Pemkab Fakfak Gelar Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Samaun Bertindak Sebagi Irup

185
×

Pemkab Fakfak Gelar Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Samaun Bertindak Sebagi Irup

Sebarkan artikel ini
Pemkab Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025. Senin (10/11/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, menggelar upacara peringatan Hari Pahlaawan 10 November 2025 yang berlangsung di lapangan apel Kantor Bupati Fakfak, Senin (10/11/2025).

Dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 ini, bertindak selalu Inspektur Upacara (Irup), Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dengan dihadiri, Ketua DPRK Fakfak, Kapolres Fakfak, Kajari Fakfak,  perwakilan Dandim 1803/Fakfak, perwakilan Danrem, 182/JO, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Fakfak, Ketua pengadilan Agama dan perwakilan Danlanal.

Para peserta upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025, dari TNI, Polres Fakfak, ASN dan para siswa dengan semangat mengikuti jalannya upacara yang dipimpin langsung Bupati Samaun Dahlan.

Bupati Samaun Dahlan, ketika membacakan sambutan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, mengatakan, para pahlawan mengajarkan kita, bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan.

Suasana Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 Yang Berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Fakfak. Senin (10/11/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Karena itu menurutnya, ada tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan Bangsa, yakni : pertama : Kesaabaran para pahlawan, kedua : Semangat untuk mengutamakan kepentingan Bangsa di aatas segalanya, dan ketiga : Pandangan jauh ke depan.

“Ini adalah modal besar bagi generasi kita saat ini, semangat perjuangan yang pantang menyerah, adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita – cita para Pahlawan yang selama ini telah ditunaikan,” ujar Samaun Dalam dalam amanat Menteri Sosial.

Lebih lanjut kata dia, kini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangat tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui asta cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdat, dan beradaya,” ujarnya.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji : bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia – sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para Pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih  dan melayani lebih tulus, sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” pintanya menutup amanat tersebut.(Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *