
PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Seorang pendulang emas tewas setelah terseret arus di
Sungai Wariori Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat pada Selasa
(2/4).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, George Leo Mercy
Randang, yang dikonfirmasi, Selasa, mengatakan, korban diketahui bernama Ardi.
Ia hanyut saat hendak membantu rekanya menyeberangi sungai tersebut.
“Korban menggunakan rakit, dia berusaha menjemput temanya untuk
menyeberang sungai. Upayanya gagal dan justru dia terseret arus,” kata
George.
Ia mengutarakan, informasi kecelakaan sungai tersebut diperoleh dari Kepala
Satuan Pol Air Polres Manokwari. Memperoleh laporan tersebut, pihaknya pun
bergegas mengerahkan personil beserta peralatan yang dibutuhkan.
“Tim SAR gabungan berangkat ke lokasi, dari Kantor SAR kami turunkan
sembilan orang, Komunikasi satu orang, TNI AL satu orang, dan Polairud dua
orang,” sebut Mercy lagi.
Dalam penyisiran yang dibantu warga, lanjutnya, Tim SAR pun berhasil menemukan
korban. Ardi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Setelah menemukan korban, Tim SAR langsung membawanya ke Rumah Sakit Pratama,
Warmare Manokwari. Sore itu juga operasi pencarian ditutup karena korban
sudah ditemukan.
George menambahkan, jenazah, saat ini sudah berada di rumah duka di Kompleks
Perumahan Dokter Jl.Essausesa Manokwari.
“Setelah tiba di rumah sakit, korban langsung dilakukan pemeriksaan medis.
Selanjutnya kami mengantar almarhum ke rumah duka,” pungkasnya.(ant)














