Papua Barat

Peringati Hari Aids Sedunia, Bupati Samaun Sebut 747 Kasus HIV di Fakfak

121
×

Peringati Hari Aids Sedunia, Bupati Samaun Sebut 747 Kasus HIV di Fakfak

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Pada Peringatan Hari Aids Sedunia. Senin (01/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Peringatan Hari Aids Sedunia pada  1 Desember 2025 di Fakfak, dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin, jalan Dr. Salasa Namudad, kawasan reklamasi pantai.

Peringatan Hari Aids Sedunia tahun 2025 ini, hadir Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, Kepala Dinas Kesehatan Maulana Patiran, Anggota DPRP Papua Barat Saleh Siknun, Ketua TP PKK Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, Ketua GOW Fakfak  Sri Voni Notanubun Nimbitkendik dan Ketua Panitia Muhammadon Daeng Husein.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, pada peringatan Hari Aids Sedunia mengatakan, tercatatnya 747 kasus HIV di Kabupaten Fakfak hingga November 2025. Dengan jumlah kasus HIV yang cukup tinggi tersebut, dia menyerukan aksi terintegrasi dan penghapusan stigma total terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA)

​Samaun Dahlan menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. sesuai tema peringatan tahun ini, “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlangsungan Layanan HIV.”

​”Di balik angka 747 kasus HIV di Kabupaten Fakfak, ada saudara-saudara kita yang menderita dan membutuhkan perhatian serius. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengambil langkah strategis dan terintegrasi agar target eliminasi 2030 dapat tercapai,” ujar Bupati.

​Bupati Samaun pastikan, Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memperkuat layanan kesehatan, yang meliputi konseling, pemeriksaan, pengobatan, dan pendampingan bagi ODHA. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama lintas sektor, melibatkan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, LSM, dan komunitas.

​Secara regional,  menurutnya, total 5.893 kasus HIV tercatat di Papua Barat sejak tahun 2013 hingga April 2025. Angka ini menjadi pengingat pentingnya keberlanjutan layanan dan pencegahan.

Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Kabupaten Fakfak yang akrab disapa SD, menekankan pentinya penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA (Orang dengan Hiv/Aids).  “Saya juga mengajak kita semua untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. HIV bukanlah aib, bukan dosa, dan bukan akhir dari segalanya,” pinta Samaun Dahlan.

​Dia mengatakan, dengan pengobatan yang tepat, ODHA dapat hidup sehat, produktif, dan berkontribusi bagi masyarakat. “Tugas kita adalah menciptakan lingkungan yang mendukung, penuh kasih, serta membangun keberanian untuk melakukan tes dan mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.

Karena itu, Bupati Fakfak mengajak, seluruh masyarakat Fakfak untuk memperkuat komitmen melalui empat seruan utama: yakni :

​1./ Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan dan deteksi dini HIV.

​2./ Menjaga keberlanjutan layanan melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.

​3./ Menghapus stigma, membangun kepedulian, serta memastikan perlindungan bagi ODHA.

​4./ Mendorong generasi muda untuk lebih memahami pentingnya perilaku hidup sehat sebagai bagian dari masa depan Fakfak yang lebih kuat.

​Selain itu, pada peringatan Hari AIDS Sedunia ini, Bupari Samaun juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan langkah nyata menuju Fakfak yang lebih sehat, inklusif, dan bermartabat.

Mengakhiri peringatan hari Aids Sedunia yang berlangsung di Fakfak, panitia juga menyematkan Bupati Fakfak Samaun Dahlan dan Anggota DPRP Papua Barat Saleh Siknun sebagai duta pencegahan HIV/Aids Kabupaten Fakfak.(Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *