fbpx
Keluarga William Nioman dan Semi Tetelepta mengikuti Ibadah Jumat Agung memperingati Kematian Tuhan Yesus di rumah melalui live streaming, Jumat (10/4/2020). FOTO: ABA/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM.... Peringati Jumat Agung Secara Online, COVID-19 Ajarkan Arti Kehidupan Kekal

Keluarga William Nioman dan Semi Tetelepta mengikuti Ibadah Jumat Agung memperingati Kematian Tuhan Yesus di rumah melalui live streaming, Jumat (10/4/2020). FOTO: ABA/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. SORONG-  Ibadah Jumat Agung untuk memperingati kematian Tuhan Yesus tahun 2020 ini yang dilaksanakan dalam suasana pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19), sebagian besar gereja sedunia merayakannya melalui live streaming, salah satunya Gereja Bethel Indonesia Jemaat Bukit Sabda Bahagia (GBI BSB) Kota Sorong.

Semua Jemaat GBI BSB Kota Sorong melaksanakan ibadah jumat agung di rumah masing-masing dengan mengikuti pujian penyembahan, pelayan Firman Tuhan dan pelaksanaan perjamuan kudus yang dipimpin Gembala melalui live facebook, Jumat (10/4/2020)

Meski kondisi kekurangan ibadah yang dirayakan sederhana di rumah namun berlangsung hikmah, seperti dirasakan keluarga Wiliam Nioman dan Semi Tetelepta menikmati berkat Tuhan melalui pengorbanannya di kayu salib.

Gembala GBI Bukit Sabda Bahagia Kota Sorong, Pdt Drs Marthinus G. Balubun,M.Th yang membagikan berkat Tuhan dikutip dalam Kitab 1 Korintus 9 ayat 24 sampai 27 ada  perintah dari Sorga dalam hal pengorbanan diri.

“Kita rela menyangkal diri untuk mengalami keselamat dari Sorga supaya kita mendapat berkat dari Tuhan yang kekal,  perlu diteladani dua tokoh Alkitab yaitu Simon Petrus yang rela menyangkal diri dibalik itu menerima berkat Tuhan sebagai Rasul, kemudian Simon orang kirene, tokoh yang kaya dan terhormat namun membuang egoisnya merelakan kubur yang disiapkan untuk diletakan mayat Tuhan Yesus, ” khutba Pdt Marthinus Balubun saat menyampaikan berkat peringatan jumat agung.

Selain itu, Bendahara Badan Pekerja Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia Sorong Raya, Papua Barat itu kembali jemaat Tuhan untuk selalu hidup sehat, mengikuti anjuran pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di lingkungan masing-masing.

Sedangkan Gembala Cool Victory, Ev Lilian Wisamuel Nioman, mengatakan, bahwa dengan pandemi COVID-19 memberikan pelajaran bagi semua umat Tuhan untuk sungguh-sungguh mencari supaya berjumpa dengan Sang Penciptanya.

“Firman Tuhan hari ini bahwa semua umat harus belajar menyangkal diri supaya mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus secara pribadi, kemudian pada masa COVID-19 kita justru semakin sungguh-sungguh dengan Tuhan supaya kita juga mengalami perjuampaan secarta pribadi dengan Tuhan” kata Ev Lilian.(aba/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!